MHNEWS.id.- Masuknya Kabupaten Indramayu dalam lingkaran kawasan Rebana menjadikan Kota Mangga akan dilirik. Sebuah keniscayaaan dari kondisi tersebut bakal masuk sektor industri.
Pemerintah Indramayu pun mendukung pengembangan kawasan Rebana sebagaimana yang diatur Perpres No 87/2021 tentang percepatan pembangunan kawasan Rebana dan kawasan Jawa Barat bagian selatan.
Namun, Pemkab Indramayu dalam mendukung pengembangan kawasan Rebana juga tidak serta merta mengalihfungsikan lahan seluas-luasnya untuk industri, melainkan tetap memerhatikan sektor potensial yang menjadi mayoritas pekerjaan masyarakatnya.
Hal itu dikatakan Bupati Indramayu, Nina Agustina pada kegiatan sosialisasi perundang-undangan bidang tata ruang yang diselenggarakan Dinas PUPR Kabupaten Indramayu di Grand Trisula Hotel Indramayu, Senin (4/11/2023).
“Untuk mendukung pengembangan kawasan Rebana, dalam revisi RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kabupaten Indramayu menetapkan 14.000 hektar untuk kawasan peruntukan industri,” ujar Bupati Nina.
“Kawasan industri ini akan membuka peluang investasi di Indramayu. Namun demikian tetap memperhatikan potensinya seperti sektor pertanian, perikanan, peternakan, termasuk juga lahan-lahan eksplorasi migas,” imbuh Nina.
Nina mengakui adanya peruntukan kawasan industri berpengaruh terhadap pemanfaatan ruang. Karena itu, pihaknya memandang perlunya pengendalian pemanfaatan ruang, baik itu di kawasan lindung maupun kawasan budidaya.
“Sehingga investasi yang akan masuk tetap menjadikan ruang di Kabupaten Indramayu selalu aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan,” ucapnya.
Nina berharap masuknya investasi ke Kabupaten Indramayu tidak menyebabkan alih fungsi lahan pertanian yang telah ditetapkan sebagai lahan pertanian pangan berkelanjutan atau LP2B.
Jangan sampai juga Indramayu tidak meraup keuntungan dari hadirnya industri-industri, bahkan yang mengalihfungsikan lahan pertanian dan dampak buruk lainnya akibat tak mengindahkan ketentuan.
Sebaliknya, tegas Nina, hadirnya kawasan industri harus berpengaruh besar terhadap perkembangan Kabupaten Indramayu. Pihaknya juga akan menyambut baik industri yang berdampak positif terhadap perkembangan Kota Mangga.
“Maka dari itu, harus dipersiapkan dengan baik, seperti penyiapan infrastruktur, akses jalan, akses sumber daya air dan listrik serta kesiapan SDM,” katanya.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




