mhnews.id.- Para orang tua harus benar-benar melakukan pengawasan secara ketat kepada anak-anaknya yang masih di bawah umur namun sudah diberi kebebasan membawa atau menggunakan handphone (hp).
Hal ini dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan hp tersebut, misalnya menonton konten orang dewasa. Ini penting mengingat, kalau anak-anak sering nonton konten dewasa bisa berdampak buruk bagi perkembangan psikologinya.
Sebagaimana yang terjadi di Kabnupaten Nganjuk, Jawa Timur belum lama ini. Karena seringnya nonton konten dewasa, MB, siswa kelas 5 SD yang berumur 11 tahun nekad melakukan tindakan pencabulan kepada anak siswi kelas 1 SD berinisial MA 7 tahun.
Melansir Kompas.com, peristiwa itu terjadi di lapangan desa wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, 20 September 2022, pukul 14.00 WIB. Dan hal ini dibenarkan Kepala Seksi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto.
Dijelaskan Iptu Supriyanto, kejadian bermula saat korban MA menghampiri temannya MH (10) untuk bermain bersama. Saat itu MH tengah bermain dengan pelaku MB. Korban MA lalu diajak jalan-jalan di lapangan desa.
Saat bermain, pelaku MB meminta MH mengambilkan air minum. Kemudian saat MA jongkok, ditendang oleh MB mengenai kepala korban sebanyak dua kali hingga korban pingsan. MA lantas tak sadarkan diri hingga pencabulan terjadi.
Saat sadar, MA melihat pelaku lari ke arah selatan dan korban pulang ke rumah menceritakan kepada ibunya. Mendengar cerita dari putrinya, ibu korban marah dan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.
Kepada polisi, pelaku mengaku sering menonton konten dewasa di media sosial. “Iya, karena medsos. Lihat yang enggak pas, mungkin (melihat konten) untuk orang dewasa,” ungkap Supriyanto, Kamis (29/9/2022).
Kasus ini tengah ditangani oleh Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA). Mengingat pelaku MB masih di bawah umur, Satgas PPA memutuskan untuk melakukan rehabilitasi di rumah singgah milik Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Nganjuk.
Penulis : Wawan Idris
Sumber : Kompas.com




