MHNEWS.id.- Ribuan penggemar sepeda santai di Indramayu turut serta memeriahkan Gowes Jatiayu yang diselenggatakan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu , Sabtu 11/02023 .
Bupati Indramayu, Nina Agustina melepas peserta sepeda santai dari RTH Jatibarang dan finish di Spot Center Indtamayu. Gowes Jatiayu ini menyediakan hadiah utama Umroh untuk satu orang peserta dengan cara diundi.
Peserta Gowes Jatiayu tidak hanya menggunakan sepeda balap, namun berbagi jenis sepeda, mulai dari sepeda ontel, sepeda, gunung, hingga sepeda unik dan antik. Para peserta ikut memeriahkan gowes dalam rangka hari ulang tahun ke 3 Perumdam Tirta Darma Ayu (TDA).
Bupati Nina Agustina didampingi Dirut Perumdam TDA, Ady Setiawan, Sekda Rinto Waluyo, Kapolres AKBP M. Fahri Siregar, dan beberapa orang pejabat lainnya melepas peserta gowes ditandai dengan menerbangkan balon dan pengibaran bendera start.
Bupati Nina Agustina mengaku sangat mengapresiasi acara gowes. “Sangat luar biasa, semua komponen ikut , tumpah ruah, meriah,” tutur Bupati Nina penuh antusias.
Bupati Nina berharap kegiatan ini jadi salah satu cara menyalurkan bakat dan hobi masyarakat dalam bersepeda. “Ini bisa jadi penyalauran hobi dan bakat masyarakat. Diharapkan dengan hobi gowes semua sehat dan senang,” ujarnya.
Sementara Direktur Utama Perumdam TDA, Ady Setiawan menjelaskan tema gowes ini adalah “Jelajah Sawah Goes To 2 Juta Ton”. Tujuan tema ini untuk mendukung program Bupati Indramayu dalam mewujudkan produksi padi mencapai 2 juta ton.
“Indramayu adalah penghasil padi terbesar di Indonesia. Prestasi ini harus dijaga bersama dan sebagai warga diharapkan bisa turut ambil bagian dalam mendukung program Ibu Bupati yang ingin mencapai target produksi padi 2 juta ton tersebut,” jelas Ady Setiawan.
Sesuai tema route gowes Jatiayu dan Jelajah Sawah Goes To 2 Juta Ton yaitu menjelajahi sawah. Bupati Nina Agustina, menilai route gowes mengandung makna yang sangat luar biasa. “Tema ini sangat luar biasa karena dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi kita,” ujar Nina.
Seperti diketahui tahun 2021, Indramayu mendapat predikat sebagai daerah dengan produksi padi terbesar se-Indonesia, yaitu 1,3 juta ton kemudian meningkat pada tahun 2022 menjadi 1,49 juta ton.
Karena produksi padi terus meningkat, Presiden Joko widodo pun menargetkan Indramayu bisa mencapai 1,8 juta ton. Dengan tema gowes Jatiayu hari ini, Bupati Nina optimis produksi padi Indramayu pun dipastikan bisa menembus target sebanyak 2 juta ton.
“Mari kita berupaya bersama, saling mendukung dan berperan dalam proses pembangunan pertanian di Kabupaten Indramayu. Dengan demikian Indramayu mampu menjadi lumbung pangan nasional,” ajak Bupati Nina.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




