MHNEWS.id.- Anak-anak Indonesia dijamin menyukai Susu Ikan produksi Indramayu, sebab selain karena manfaatnya untuk kesehatan dan pertumbuhan juga memiliki varian rasa favorit mereka.

CEO Berikan Teknologi Indonesia, Yogi Ari mengatakan, susu ikan yang dihasilkan oleh pabriknya tidak amis dan memiliki tiga varian rasa yakni vanila, cokelat, dan strawberry. Rasa tersebut merupakan rasa yang banyak disukai oleh anak-anak Indonesia.

Untuk membuktikannya anak-anak yang dihadirkan ada acara peluncuran produk diberi kesempatan untuk meminum Susu Ikan. Demikian juga dengan Menteri Koperasi UMKM, Teten Masduki, Bupati Indramayu, Nina Agustina, dan sejumlah pejabat lainnya.

Sebagaimana dijelaskan Yogi Ari, Susu Ikan memang sama sekali tidak berbau amis. Padahal bahan bakunya adalah ikan. Lebih dari itu, Susu Ikan juga memiliki rasa yang enak dan menyegarkan.

Diketahui, Indonesia kini memiliki produk inovatif karya anak bangsa yaitu Susu Ikan. Yang membanggakan produk ini selain pertama di Indonesia juga berasal dari Kabupaten Indramayu.

Peluncuran Susu Ikan dilaksanakan pada kegiatan ‘Merdeka Protein’ oleh Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki dan Bupati Indramayu, Nina Agustina di Pabrik HPI Plant Kecamatan Kandanghaur, Selasa (15/8/2023).

Teten Masduki menjelaskan, kehadiran produk susu ikan yang dihasilkan dari perikanan Kabupaten Indramayu ini merupakan kabar baik untuk peningkatan gizi di Indonesia. Dengan susu ikan diharapkan dapat meningkatkan kandungan gizi masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Bupati Indramayu, Nina Agustina menegaskan, pemanfaatan olahan hasil laut dapat meningkatkan status gizi masyarakat sebagai parameter kesejahteraan dan mendukung kesehatan.

Kabupaten Indramayu, lanjut Nina, saat ini sedang gencar menekan angka prevalensi stunting dan dengan adanya susu ikan ini, pilihan asupan protein hewani akan semakin mudah untuk dijumpai.

Diketahui, kandungan gizi yang terdapat pada ikan sangat penting untuk tumbuh kembang anak serta mencegah terjadinya stunting atau masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi.

“Alhamdulillah, dengan adanya inovasi luar biasa olahan ikan menjadi susu ini, menjadi terobosan yang melahirkan banyak manfaat,” tegas Nina.

“Tidak hanya untuk peningkatan percepatan konsumsi ikan bagi masyarakat Indramayu, juga dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, dalam hal ini di wilayah Kandanghaur,” imbuhnya.

Penulis  : Daniswara
Editor    : Wawan Idris