MHNEWS.id.- Sektor ketenagakerjaan kerap dihadapkan berbagai permasalahan, antara lain masih tingginya pengangguran serta terbatasnya penciptaan dan perluasan kesempatan kerja.
Sementara, bidang ketenagakerjaan diarahkan untuk memberikan kontribusi nyata dan terukur dalam peningkatan kesejahteraan tenaga kerja serta ketenangan dan kenyamanan berusaha.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Erpin Marpinda melalui Kepala Balai Latihan Kerja Disnaker Kabupaten Indramayu, Sukirman dalam menjelaskan tentang ketenagakerjaan.
Hal itu pula yang melatarbelakangi pihaknya mensosialisasikan penyusunan rencana tenaga kerja makro Kabupaten Indramayu tahun 2023-2027.
“Masih rendahnya produktivitas pekerja, mewarnai bidang ketenagakerjaan,” kata Sukirman di Hotel Wiwi Perkasa 2 Indramayu, Jumat (24/11/2023).
Sukirman menjelaskan sosialisasi tersebut bertujuan memotret situasi ketenagakerjaan saat ini dan dampak perekonomian terhadap penciptaan kesempatan kerja.
Selain itu, untuk memperkirakan persediaan tenaga kerja, kesempatan kerja dan angkatan kerja yang belum terserap.
“Untuk menyusun kebijakan, strategi dan program dalam menangani masalah ketenagakerjaan,” jelas Sukirman.
Sukirman juga menerangkan pentingnya penyusunan rencana tenaga kerja makro sebagai bagian dari dasar dalam penyusunan RPJMD.
Salah satunya guna menyusun rencana untuk mengambil keputusan atau membuat kebijakan untuk mengurangi tingkat pengangguran terbuka (TPT).
“Harapan kita otomatis setelah kita mendapat data, otomatis kita bisa menentukan strategi-strategi dan program-program yang diperlukan untuk mengurangi tingkat pengangguran terbuka,” ucapnya.
Dikatakan, sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Bappeda Kabupaten Indramayu.
Sementara peserta diikuti perwakilan dari berbagai organisasi perangkat daerah di Kabupaten Indramayu yang menangani perekonomian.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




