MHNEWS.id.- Jumlah Orang Dalam Ganguan Jiwa (ODGJ) yang dipasung di Kabupaten Indramayu seperti fenomena gunung es, yang terlihat oleh masyarakat lebih sedikit daripada kenyataannya.

Untuk mengatasi fenomena ini Bupati Indramayu, Nina Agustina meminta masyarakat memberikan informasi kepada aparat terdekat dan jajaran Dinas Kesehatan manakala mengetahui di lingkungannya ada ODGJ yang dipasung.

Keluarga berkecenderungan menutupi atau menyembunyikan ODGJ yang dipasung karena merasa malu. Hal ini menyulitkan pemerintah untuk melakukan tindakan pengobatan. Jadi Informasi dari masyarakat sangat penting.

Sampai saat ini Dinas Kesehatan Indramayu telah membebaskan sembilan ODGJ yang dipasung. Ini bisa dilakukan berkat informasi dari masyarakat dan kerjasama dengan keluarganya.

“Kita sudah membebaskan pasung sebanyak semblan orang dan di rujuk ke RS Jiwa Provinsi. Kondisi ini mengikuti pola gunung es yakni apa yang dilihat ternyata lebih sedikit kondisi dilapangan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Indramayu, dr. Wawan Ridwan.

Selain penanganan pemasungan, Pemerintah Kabupaten Indramayu meminta dukungan Provinsi Jawa Barat untuk membangun tempat penampungan ODGJ di Kota Mangga. Alasannya ODGJ yang ada saat ini tidak semuanya berasal dari Kabupaten Indramayu.

“Jadi mungkin bukan rahasia lagi setiap kabupaten/kota sama, manakala menemukan ODGJ di jalanan kita tidak punya tempat penampungan. Barangkali bisa dimungkinkan adanya rumah penampungan sehingga mereka tidak berpindah-pindah ke kabupaten lain,” katanya.

Sementara Tim Koordinasi Kesehatan Jiwa Provinsi Jawa Barat, Muftiah Yulismi mengapresiasi, komitmen Bupati Indramayu Nina Agustina dalam membentuk TKJM Kabupaten Indramayu.

Diungkapkannya, komitmen ini sebagai langkah mewujudkan kesehatan jiwa sebagai Standar Pelayanan Minimal (SPM). Selain itu pembebasan pasung di Kabupaten Indramayu menjadi capaian pemenuhan pelayanan kepada masyarakat berbasis Hak Asasi Manusia (HAM).

“Komitmen pimpinan daerah sudah sangat terlihat dan terlaksana, saya harapkan kerja konvergensi sangat diharapkan bisa menanggulangi kesehatan jiwa,” pungkasnya.

Penulis  : Toyib
Editor    : Wawan Idris