MHNEWS.id.- Hujan lebat yang disebabkan cuaca ekstrem mengguyur di wilayah Kabupaten Indramayu dalam beberapa hari ini mengakibatkan beberapa titik mengalami genangan air.
Selain intensitas hujan tinggi, genangan air juga diakibatkan beberapa drainase kurang maksimal dalam menampung dan mengalirkan debit air ke saluran induk hingga kali pembuang.
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Diskimrum) yang dipimpin langsung Kepala Dinas, Erpin Marpinda melakukan gerak cepat mengatasi banjir.
Dengan menurunkan tim lapangan I-Ceta Kadis Erpin langsung memantau saluran/drainase yang mengalami penyumbatan atau tidak maksimal untuk dilakukan pengurasan.
Bahkan tiga pompa air yang dimiliki juga dioperasikan untuk segera membuang air ke saluran sungai Prajagumiwang yang bermuara ke Karangsong.
Kepala Diskimrum, Erpin Marpinda menjelaskan, drainase perkotaan dialirkan melalui saluran pembuang Sigudang yang ada di tengah kota yakni melewati Kelurahan Kepandean, Karangmalang, Karanganyar, Lemahabang, Margadadi, dan Desa Karangsong.
“Kami mengoperasikan 3 pompa air dengan kapasitas 900 liter per detik untuk mengurangi genangan air di perkotaan,” ujarnya kepada MHNEWS.id saat ditemui di lokasi pintu air, Kamis (14/3/2024).
“Pompa ini kita operasikan 3 jam on dan 1 jam off. Dengan adanya pompa ini efektif untuk mengurangi genangan air di perkotaan,” imbuh Erpin didampingi Kabid Kawasan Permukiman Krisdiantoro.
Selain mengoperasikan pompa air, saat ini juga terus dilakukan pembersihan eceng gondok yang menyumbat saluran. Keberadaan eceng gondok di saluran Sigudang itu meskipun kerap dibersihkan secara rutin namun pertumbuhannya tidak pernah habis.
Erpin menambahkan, proses pembuangan dengan membuka seluruh pintu air dan penyedotan dengan pompa ini akan berlangsung dengan cepat jika tidak terjadi rob di muara Karangsong. Namun jika terjadi rob maka akan berjalan perlahan dan sedikit terhambat.
“Sejak kemarin hingga sekarang kita terus di lapangan untuk bersama masyarakat Indramayu untuk menangani genangan air ini. Tim I-Ceta Diskimrum, DPUPR, BPBD, DLH, beserta Camat dan lurah terus monitoring cuaca ekstrem yang terjadi saat ini,” kata Erpin.
Program Unggulan I-Ceta yang digagas Bupati Indramayu Nina Agustina ada di masing-masing perangkat daerah ini sangat efektif dalam penanganan dan permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.
Penulis : Daniswara
Editor : Wawan Idris




