Sampelnya sebanyak 1.220 orang dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.200 responden memiliki margin of error +-2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka.
Melansir detik.com, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan tren elektabilitas Prabowo dan Anies mengalami penurunan. Prabowo kini berada di posisi kedua dengan tingkat elektabilitas sebesar 19,6% dan Anies di posisi ketiga sebesar 17,4%.
Burhanuddin menjelaskan elektabilitas Ganjar naik hingga 4,5% pada September 2022 ketimbang pada Agustus yang hanya 24,5 persen. Sementara Prabowo memiliki elektabilitas 21,3%. “Anies turun 2 persen dari Bulan Agustus lalu yang mendapat 19,3 persen,” kata dia.
Berikut urutan tingkat elektabilitas capres menurut survei Indikator, Minggu (2/10/2022):
Ganjar Pranowo 29,0%
Prabowo Subianto 19,6%
Anies Baswedan 17,4%


