27.8 C
Indramayu
Rabu, Januari 28, 2026


11 Tewas dalam Kepulan Asap, Dedi Mulyadi: Tangkap Otak Tambang Emas Ilegal

MHNEWS.ID.- Kepolisian didesak segera mengusut tuntas kasus penambangan emas ilegal di kawasan PT Aneka Tambang (Antam), Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Desakan ini disampaika Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi karena akibat aktivitas tambang emas ilegal itu menewaskan 11 warga.

- Advertisement -

Gubernur Dedi meminta aparat segera menangkap pihak yang menyuruh dan menikmati keuntungan terbesar dari aktivitas tambang emas ilegal tersebut.

Dedi menegaskan, 11 warga yang tewas merupakan korban dari praktik penambangan emas liar yang melibatkan komplotan.

Menurut ia, keuntungan utama dari aktivitas tersebut justru dinikmati oleh pihak yang memerintahkan dan membeli hasil tambang, bukan para pekerja di lapangan.

“Pak Kapolda sudah bicara ke saya, buru pelakunya. Pelakunya kan yang nyuruh dong, yang membeli,” ujar Dedi saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (23/1/2026) malam.

“Mereka yang paling menikmati keuntungan dibanding orang yang melaksanakan tambang ilegalnya,” sambungnya.

Gubernur Dedi mengatakan, kepolisian telah menyampaikan komitmen untuk memburu pihak-pihak yang berperan sebagai bandar atau pengepul emas hasil tambang ilegal.

Baca Juga :  Tembus 115 Orang, Siswa SMPN 1 Cisarua Keracunan usai Santap Makan Bergizi Gratis

Praktik tersebut hanya menguntungkan segelintir orang, sementara risiko terbesar justru ditanggung para pekerja.

“Pak Kapolda sudah menyampaikan ke saya akan fokus memburu pelaku, bandar dari tambang emas liar,” kata Dedi.

Dedi juga mengungkapkan telah bertemu dengan keluarga korban yang meninggal dunia di Gedung Pakuan pada Jumat siang. Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan keluarga korban, mulai dari anak hingga orangtua.

Dari pertemuan itu, dirinya memperoleh informasi sebagian korban disebut baru bekerja sekitar satu bulan, sementara yang lain telah bertahun-tahun menekuni penambangan emas ilegal sebagai sumber penghidupan.

“Mereka, kan secara umum, ya walaupun ada yang mengatakan baru satu bulan, ada yang sudah biasa,” pungkas Dedi.

Diberitakan, total 11 warga meninggal dunia usai terjebak kepulan asap di wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Seluruh korban itu diduga sebagai penambang emas ilegal yang terjebak dalam lubang tambang.

Ke-11 korban tersebut berasal dari tiga kecamatan berbeda, yaitu Kecamatan Nanggung, Kecamatan Cigudeg, dan Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya Nilai Penambahan Kapasitas Rombel jadi 50 Siswa, Melanggar Regulasi

Penulis: Wawan Idris

 

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler