MHNEWS.ID.- Sejumlah cabang orlahraga (Cabor) di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu berharap pemerintah daerah segera mencairkan anggaran pembinaan.
Beberapa pengurus cabor mengaku dana pembinaan itu sangat penting untuk memenuhi kebutuhan atlet yang akan berlaga dalam ajang kompetisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Informasinya, anggaran yang akan dikucurkan kepada 34 cabor sebesar Rp 4 Miliar. Dana ini untuk memenuhi kebutuhan atlet, pelatih, dan kebutuhan lainnya.
Porprov Jawa Barat 2026 sendiri akan digelar di tiga tempat yakni Kota Bekasi, Bogor, dan Depok pada November 2026. Artinya, pengurus cabor hanya punya waktu enam bulan untuk melakukan persiapan.
Selama persiapan ini dibutuhkan support dana yang memadai, terutama untuk atlet dan pelatih agar mampu meraih pretasi yang diharapkan. Dimana ajang ini biasanya dikaitkan dengan prestise kabupaten dalam mendulang medali atletnya.
Namun sampai saat ini dana yang dibutuhkan belum cair. Padahal event Porprov merupakan ajang yang biasanya dikaitkan dengan prestise kabupaten dalam mendulang medali atletnya.
Sekretaris Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Indramayu, Ade mengatakan anggaran bagı atlet dan pelatih merupakan urat nadi keberlangsungan hidup untuk menuju prestasi yang maksimal.
“Kita masih menunggu. Anggaran itu bagi kami merupakan urat nadi dalam memacu prestasi atlet,” jelas Ade, Kamis (7/5/2026).
Sembari menunggu cairnya anggaran tersebut, Ade tetap melatih atlet-atlet sepak takraw andalan Indramayu yang akan berlaga pada ajang Porprov Jawa Barat.
Tak berbeda dengan cabor sepak takraw, Judo melalui Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kabupaten Indramayu, Edi Sunaryo menjelaskan organisasinya juga masih menunggu kucuran anggaran yang awalnya akan cair pada bulan Mei ini.
Edi mengatakan kucuran dana itu sangat bermanfaat bagi keberlangsungan atlet dalam mengukir prestasi dan mengharumkan nama kabupaten Indramayu dikancah prestasi olahraga nasional.
“Jujur untuk Judo sangat bergantung pada anggaran yang dialokasikan oleh Pemkab Indramayu. Apalagi kita tidak punya bapak angkat,” kata Edi Sunaryo.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris


