Keempat, isti’anah kepada orang mati secara mutlak atau kepada orang yang masih hidup dalam perkara gaib yang mereka ini tidak mampu melakukannya.
Isti’anah jenis ini adalah kesyirikan, karena dia tidak mungkin melakukannya kecuali dia meyakini bahwa orang-orang ini mempunyai kemampuan tersembunyi dalam mengatur alam.
Allah Azza wa Jalla berfirman, “Dan jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.” [Q.S. Al-An’am: 17].
Allah Azza wa Jalla berfirman, “Dan mereka yang kamu seru selain Allah tidaklah sanggup menolongmu, bahkan tidak dapat menolong dirinya sendiri.” [Q.S. Al-A’raf: 197].


