Ganjar pun menekankan bahwa tidak ada bahasan mengenai dukungan politik dari Boediono pada Pemilihan Presiden 2024. Sebab, Ganjar tahu eks gubernur Bank Indonesia itu bukan sosok yang suka bicara soal politik praktis.
“Saya sudah tau karakter beliau, saya bicara soal yang lebih praktis, bagaimana leadership, bagaimana memimpin dalam situasi kondisi dunia yang berubah. Jadi ilmu-ilmunya itu,” kata dia.
Ganjar pun mengaku mendapat banyak ilmu dari Boediono mengenai memimpin bangsa dan negara. Pelajaran itu terkait mengurus kelembagaan, mengurus sumber daya manusia, dan membuat program dengan baik.
“Kalau ini bisa berjalan dengan baik maka negara juga akan baik, ini pelajaran penting hari ini yang saya dapatkan,” ujar Ganjar.
Penulis: Wawan Idris

