MHNEWS.ID.- Urine berbusa atau berbuih bisa menjadi pertanda bahwa seseorang mengalami gangguan atau masalah pada kesehatannya.
Urine diketahui merupakan cairan hasil metabolisme tubuh atau racun yang dikeluarkan melalui saluran kemih.
Terkadang, ketika seseorang sedang terburu-buru, kecepatan dan kekuatan aliran urine menyebabkan banyak busa muncul.
Namun, apabila urine yang dikeluarkan selalu berbusa setiap kali kencing, hal itu bisa menjadi pertanda adanya penyakit tertentu.
Inilah 6 penyakit yang ditandai urine berbusa
1. Dehidrasi
Jika seseorang mengalami dehidrasi, urine yang dikeluarkan akan berbusa, serta mungkin tampak lebih gelap dan pekat dari biasanya.
Dikutip dari Medical News Today, apabila dehidrasi ini terjadi, maka protein bisa berkadar cukup tinggi di urine.
Sementara protein bersifat surfaktan yang akan mengakibatkan urine berbusa. Urine tampak lebih gelap dan pekat dari biasanya, dikarenakan konsentrasi urokrom meningkat saat seseorang dehidrasi.
2. Diabetes
Diabetes yang diakibatkan kadar gula darah tinggi pada seseorang juga dapat ditandai dengan urine berbusa.
Diabetes mengakibatkan komplikasi masalah kesehatan lainnya, salah satunya yakni nefropati diabetik dan memicu kerusakan pada ginjal.
Bila mikrovaskuler ginjal (pembuluh darah kecil) dan sistem penyaringan rusak, memungkinkan protein masuk ke dalam urine.
Kondisi yang disebut sebagai proteinuria ini pada gilirannya akan memicu munculnya busa-busa pada urine.
3. Penyakit ginjal
Penyakit ginjal yang diakibatkan oleh berbagai hal, bisa menyebabkan urine seseorang menjadi berbusa.
Apabila seseorang mengalami gangguan itu, maka ginjal tidak bisa berfungsi dengan baik sebagai penyaring.
Hal tersebut kemudian menyebabkan albumin dapat bocor dari ginjal dan tercampur ke dalam urine.
Albumin adalah protein yang ada dalam darah. Sedangkan kondisi albumin masuk ke dalam urine disebut sebagai albuminuria.
4. Kanker darah
Kanker darah seperti multiple myeloma, bisa ditandai dengan urine yang berbusa. Dilansir dari Women’s Health, multiple myeloma adalah salah satu jenis kanker yang terbentuk dalam sel plasma darah.
Kanker ini kemudian dapat menyebabkan protein ekstra dalam urine dan terlihat berbusa. Antibodi yang dihasilkan sebagai akibat dari kanker ini dapat sangat beracun bagi filter ginjal dan menyebabkan protein dalam urine.
5. Infeksi kronis
Urine berbusa juga bisa menjadi pertanda seseorang memiliki infeksi kronis seperti hepatitis atau HIV.
Sejumlah infeksi kronis tersebut sama-sama dapat menyebabkan kelebihan protein dalam urine. Infeksi ini juga berpotensi menular ke orang lain.
Beberapa infeksi dapat secara langsung disaring ginjal. Sementara infeksi lain mengakibatkan peradangan yang memengaruhi fungsi ginjal.
6. Kondisi autoimun
Urine yang berbusa, bisa menandakan seseorang menderita autoimun atau kondisi kondisi sistem kekebalan tubuh salah menyerang sel-sel sehat dalam tubuh sendiri.
Kondisi-kondisi autoimun juga memberikan tekanan dan kerusakan pada ginjal sehingga mengganggu proses penyaringan oleh ginjal.
Hal itu kemudian membuat protein masuk ke dalam urine lebih leluasa. Itulah 6 gangguan kesehatan yang bisa menyebabkan urine berbusa atau berbuih. Jika Anda selalu menemukan urine seperti ini, segera cek kesehatan di dokter terdekat.
Penulis: Nia Herlina [Pengurus PKK Kabupaten Indramayu]


