MHNEWS.ID.- Warga masyarakat Desa Sudimampir Lor, Kecamatan Balongan bersyukur kepada Alloh Azza wa Jalla karena pada musim panen perdana yang segera tiba itu padinya sangat bagus.
Untuk panen perdana itu mereka menyambutnya dengan tradisi Mapag Sri atau secara harfiah menyambut Dewi Padi yang maksudnya menyambut musim panen.
Adat ini sudah mentradisi terlepas dari bahasa yang digunakan, namun makna kekinian dapat diartikan sebagai menyambut dengan gembira musim panen yang segera datang sebagai masa datangnya rezeki yang melimpah bagi petani padi.

Kuwu Sudimampir Lor, Ade Nanto mengatakan suka cita menyambut masa panen ini merupakan ungkapan rasa syukur petani terhadap hasil bumi yang sudah di depan mata siap untuk dipanen.
“Tak kalah penting dari adat ini adalah mempererat tali silaturahmi sesama warga. Kita berharap panen ini hasilnya melimpah dan berkah bagi masyarakat petani,” harap Ade Nanto.
Ade Nanto juga menjelaskan bahwa momen Mapag Sri ini melestarikan adat dengan pagelaran wayang kulit. Tontonan ini menjadi pagelaran khas yang sudah turun temurun setiap Mapag Sri.
Selain itu juga sebagai media untuk menarik masyarakat pada zaman dulu agar dapat hadir di lokasi seni budaya tersebut yang digelar halaman balai desa sebagai pusat berkumpulnya warga.
Tampak juga kekompakan masyarakat membawa nasi tumpeng beserta lauk pauknya sebagai simbol rasa syukur kepada Allah Azza wa Jalla. Kemudian berdoa dan makan bersama.
“Jadi, kita bersama-sama menyambut musim panen yang segera tiba, dan juga kita memperkokoh persatuan dan kesatuan sesama warga serta pemerintah desa,” jelas Ade Nanto.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris


