mhnews.id.- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu menggelar sosialisasi aksara Jawa di aula kantor dinas setempat, Rabu (14/9).
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Indramayu Hj. Uum Umiati mengatakan kegiatan ini merupakan program Pemerintah Kabupaten Indramayu guna merealisasikan keinginan Bupati Nina Agustina dalam menjalankan amanat UU No 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Tujuannya sebagai upaya untuk melestarikan warisan seni dan budaya serta lainnya dari sepuluh objek pemajuan kebudayaan agar dapat diwariskan kepada generasi penerus terutama anak-anak usia didik.
“Anak-anak sekarang sudah tidak peduli bahkan tidak mengenal apa itu Aksara Jawa. Di momen ini kita ingin memperkenalkan, menumbuhkembangkan, dan melestarikannya,” jelasnya.
Ia menegaskan kegiatan tersebut menjadi program ketahanan budaya. Menurutnya, Aksara Jawa perlu dilestarikan agar tak tergerus pesatnya kemajuan dan teknologi. Justru kemajuan teknologi ini mestinya dapat dipadukan.
“Aksara Jawa itu sudah bisa di-combine-kan dengan aplikasi aplikasi online, baik itu website maupun dengan akun-akun yang lainnya,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mengenalkan Aksara Jawa kepada masyarakat luas. Lebih khusus, aksara Jawa dapat lestari melalui mahasiswa dan anak-anak usia didik. “Jadi, gurunya lebih mengenal lebih dulu,” katanya.
Dikatakan, kegiatan tersebut diikuti peserta perwakilan dari kalangan camat, para guru bahasa tingkat SD, dan SMP, seniman, dan budayawan, serta mahasiswa Universitas Wiralodra dan mahasiswa Ika Dharma Ayu.
Kegiatan tersebut menghadirkan beberapa pemateri, salah satunya Ketua Sanggar Aksara Jawa Surya Pringga Dermayu, Sri Tanjung Sugiarti Tarka.
Sri mengatakan pentingnya melestarikan Aksara Jawa. Hal itu agar tak punah di tengah gejolak kemajuan zaman yang membuat generasi masa kini tak lagi minat untuk mempelajarinya.
“Aksara Jawa harus tetap dilestarikan. Jangan sampai generasi muda sebagai generasi penerus tidak mau mengenalnya hingga Aksara Jawa menjadi punah,” ujar putri ahli aksara Jawa almarhum Ki Tarka Sutarahardja dari Desa Cikedung Lor ini.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




