mhnews.id.- Sebanyak 119 anak sapi (Pedet) milik peternak di Desa Jatisura, Kec. Cikedung, Kabupaten Indramayu mati mendadak terserang Penyakit Mulut dan Kaki (PMK).
Kematian anak sapi Pedet ini terjadi berturut-turut sejak 31 Juli hingga hari ini, Kamis 25 Agustus 2022. Kerugian para peternak akibat anak sapinya mati diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Veteriner, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Indramayu drh. Dian Daju menjelaskan awal kematian anak sapi pedet diketahui di sentra perternakan Bolang, Desa Jatisura, Kec. Cikedung awal Juli lalu.
Ratusan sapi yang mati itu disebabkan terinveksi PMK. Wabah PMK itu menyerang anak sapi secara serentak. Hanya dalam hitungan hari anak sapi di lokasi peternakan itu mati bergelimpangan tanpa bisa diselamatkan.


