Jika mengacu pada prokes pemeliharaan ternak, sebaiknya sapi berada di dalam kandang agar kesehatannya terpantau. “Sebaiknya untuk ternak sapi yang baik dikandang saja, jangan diangon. Rata-rata usia anak sapi pedet yang terkena PMK berkisar 3 sampai dengan 5 bulan,” katanya.
Sementara itu untuk mencegah menyebarnya wabah PMK, pihaknya melakukan pengobatan masal, yaitu dengan memberikan vaksin pada sapi, kambing, domba, dan kerbau. Tahap pertama vaksinasi diberikan terlebih dahulu pada 1.796 ekor sapi yang tersebar di 27 desa mencakup 19 kecamatan.
Tahap kedua pemberian vaksis booster pada 400 ekor sapi. Sementara target vaksin untuk sapi sebanyak 11.534 ekor yang diberikan secara bertahap, menunggu kiriman vaksin dari penerintah pusat.
“Untuk sekarang vaksin kita utamakan dulu pada daerah peternakan sapi yang rentan terkena virus PMK. Sisanya bertahap menunggu vaksin dari penerintah. Dian optimis upaya vaksinasi hewan ini bisa mencegah anak sapi mati mendadak.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris


