MHNEWS.id.- Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) sempat melemparkan isu, bahwa pemerintah (istana) akan menjegal Anies Baswedan agar tidak gagal mengikuti kontestasi pemilihan presiden 2024.
Isu penjegalan ini dihembuskan dan terus dibesar-besarkan di media oleh anggota KPP (NasDem, PKS, dan Demokrat) bahkan Anies Baswedan sendiri sebelum terjadinya kisruh yang mengarah pada perpecahan koalisi saat ini.
Menko Polhukam Mahfud Md memberikan klarifikasi atas tudingan KPP soal pemerintah yang akan menjegal Anies. Mahfud sebaliknya mengingatkan kalau Anies malah bisa terjegal internal sendiri.
“Ndak ada (penjegalan), itu isi politik, itu bagian dari perlombaan kontestasi politik yang mengatakan ini dijegal, mungkin biar pendukungnya muncul atau mungkin biar yang milih sedikit, kenapa dijegal, karena ini. Ndak ada (penjegalan Anies),” kata Mahfud di Lapangan Pancasila, Ende, NTT, Kamis (1/6).


