“Mungkin nyaris Anda tidak menemukan itu. Lihat 10 tahun (saat) saya (menjabat). Itu bukan waktu pendek, dan 10 tahun artinya saya terpilih dua kali,” ujarnya lagi.
Lebih lanjut, Ganjar meminta calon pemilihnya untuk meriset terlebih dahulu sebelum menentukan pilihan. Menurutnya, riset perlu dilakukan ketika masyarakat akan memilih sosok calon pemimpin.
“Siapa yang mau kamu pilih, tidak harus Ganjar. Jangan tergesa-gesa pilih Ganjar. Anda cek dulu, Anda pastikan dulu, Anda yakin enggak dengan saya,” kata Ganjar. Diketahui, Ganjar merupakan bakal capres PDI-P yang dideklarasikan pada April 2023.
Hingga kini, pencapresan Ganjar didukung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan dua partai politik nonParlemen, yakni Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Hanura.
Penulis: Wawan Idris


