“Saya kader partai. Tapi, presiden bukan (kader partai). Gubernur, bukan (kader partai). Itulah melayani,” kata Ganjar sebagaimana dilansir Kompas.com.
Ganjar lalu mencontohkan saat dirinya menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. Dalam menangani beberapa kasus, ia mengaku berpihak kepada masyarakat, bukan kepada partai.
- Advertisement -
Ia mengatakan, perjalanannya saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah bisa dilihat dan bisa dicari guna memastikan posisinya sebagai kader partai atau pelayan masyarakat.
“Jadi kita bisa membedakan, ketika kita sudah berada dalam catatan, apa yang kita lakukan. Maka kalau Anda riset tentang saya, apa yang saya lakukan, adakah kemudian saya hanya berpihak pada partai saya?” tanya Ganjar.


