“Dunia pendidikan juga harus membangun karakter, moral, etik, integritas, sehingga tadi Bapak cerita, jangan ada korupsi, integritas, itulah kemudian penting guru juga yang mendidik,” ungkap dia.
“Maka guru juga yang mesti mendapatkan perhatian itu. Jadi pendidikannya itu, ya ada pendidikannya diberikan tapi gurunya juga. Ketika itu terjadi, maka kita akan melakukan sebuah lompatan besar karena kita sedang berproses dalam satu era bonus demografi,” pungkasnya.
Mulanya, Muhamad Amin Rauf, dari Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Tenggara, mengatakan sembilan tahun lalu, dirinya sempat menanyakan arah pendidikan Indonesia kepada Jusuf Kalla, yang saat itu menjadi kontestan di Pilpres 2014 dan berpasangan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Saya menanyakan, jika Anda terpilih sebagai wapres dan Jokowi sebagai presiden, arah pendidikan ke mana?” kata Amin.


