33.7 C
Indramayu
Minggu, April 19, 2026


Makanan Pedas jadi Pemicu Kanker? Ini Penjelasan Medisnya

MHNEWS.ID.- Makanan pedas yang mengandung cabai kerap dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan.

Salah satu anggapan yang berkembang di masyarakat adalah bahwa makanan pedas dapat memicu kanker, terutama pada remaja perempuan. Namun, benarkah makanan pedas menyebabkan kanker?

- Advertisement -

Menurut dr. Rizki Azaria, MMR, anggapan bahwa makanan pedas menyebabkan kanker merupakan mitos yang tidak memiliki dasar ilmiah.

Kandungan capsaicin dalam cabai

Makanan pedas biasanya berasal dari cabai, yang mengandung senyawa aktif bernama capsaicin. Zat inilah yang menimbulkan sensasi pedas pada lidah. Menariknya, capsaicin justru memiliki sejumlah manfaat kesehatan.

“Capsaicin mengandung senyawa antinyeri, membantu meredakan gatal, mengurangi pembengkakan pada saluran hidung saat pilek, serta dapat meningkatkan metabolisme tubuh,” ujar Rizki sebagaimana ditulis Kompas.com.

Rizki menambahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa capsaicin berpotensi menurunkan risiko kanker.

Studi laboratorium pada hewan menunjukkan bahwa senyawa ini mampu memperlambat pertumbuhan sel kanker, bahkan membantu membunuh sel kanker tertentu.

Dengan demikian, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa makanan pedas menjadi penyebab kanker payudara.

Baca Juga :  Mengungkap Rahasia di Balik Sukses Prilly Latuconsina Memangkas Berat Badan 12 Kilogram

Makanan yang berisiko picu kanker

Meski makanan pedas dinilai aman, ada jenis makanan lain yang perlu diwaspadai karena berpotensi meningkatkan risiko kanker. Salah satunya adalah makanan yang mengandung zat karsinogenik.

“Makanan yang dibakar langsung di atas arang bisa menghasilkan zat karsinogenik. Konsumsinya sebaiknya tidak terlalu sering,” kata Rizki.

Selain itu, makanan cepat saji dan makanan tinggi garam juga tidak dianjurkan jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kunci pencegahan kanker

Melansir dari laman Kemenkes, pencegahan kanker, berkaitan erat dengan penerapan gaya hidup sehat dalam jangka panjang.

Imbangi dengan pola hidup seimbang seperti berikut

Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, cukup tidur dan istirahat, dan mengelola stres.

Juga harus memenuhi kebutuhan cairan harian, tidak merokok, terapkan diet sehat tanpa pengawet, pemanis, perasa dan pewarna, dan hindari mengonsumsi alkohol.

Penulis: Nia Herlina [Pengurus PKK Kabupaten Indramayu]

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler