32.4 C
Indramayu
Senin, Mei 25, 2026


Pada Sidang Paripurna Dedi Mulyadi sebut Ono Surono Politisi Paling Spektakuler

MHNEWS.ID.- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan pidato pada Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat tentang Persetujuan Raperda LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2024.

Saat Gubernur yang populer disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM menyampaikan pidatonya Ketua dan Wakil Ketua DPRD diabsen dengan gelar-gelar yang nyeleneh.

- Advertisement -

Seperti saat menyapa Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Mukti Bawa. Gubernur Dedi menyapanya selain dengan diksi Yang Terhormat juga Yang Mulia.

Wakil Ketua dari Fraksi Golkar, M.Q. Iswara Gubernur Dedi menyebutnya sebagai politisi yang tampan selamanya tetapi tidak pernah nakal. Sedangkan kepada Wakil Ketua Iwan Suryawan, Dedi menyebutnya tokoh politisi yang begitu kalem saat ada interupsi.

Para politisi tersebut saat disapa dengan gelar-gelarnya merespon dengan tersenyum. Sedangkan para anggota DPRD yang hadir tidak begitu merespon. Suasana sidang pun tetap adem, ayem, dan khidmat.

Namun kedaan mendadak berubah ketika Dedi Mulyadi menyapa Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PDIP, Ono Surono. Suasana ayem, tentrem, dan khidmat seketika pecah menjadi riuh oleh suara sorakan dan tepuk tangan.

Baca Juga :  Tol Bogor-Sukabumi Diresmikan Jokowi, Jakarta-Sukabumi Hanya 2-2,5 Jam dari Semula 5-6 jam

“Tokoh spektakuker kita yang sangat populer di antara politisi DPRD Provinsi Jawa Barat, Bapak Ono Surono,” sapa Dedi yang langsung disambut riuh, sorak sorai, dan tepuk tangan.

Ono Surono yang merupakan Ketua DPD PDIP Provinsi Jawa Barat ini saat disapa Gubernur Dedi langsung berdiri dari kursinya sebagai bentuk penghormatan. Ia tampak tertawa lebar.

“Saya sudah tahu Pak Ono kontrak-kontrak medianya sudah banyak ke depan,” sambung Dedi tanpa diketahui apa maksdunya, Kamis (22/5/2025) di Gedung DPRD setempat.

Sebagaimana publik tahu, selama ini Ono Surono politisi asa Kabupaten Indramayu ini paling lantang dan tajam menyapaikan kritik kepada Gubernur Dedi Mulyadi.

Hampir semua program, kebijakan, dan terobosan Gubernur Dedi dinilai Ono tidak baik bahkan salah. Puncak dari perlawanan Ono kepada Dedi adalah melakukan aksi walk out saat Musrenbang.

Dalam kesempatan itu bahkan seluruh anggota DPRD dari Fraksi PDIP melakukan walk out. Sikap demikian tentu saja menimbulkan pro dan kontra di berbagai kalangan.

Namun pada sidang paripurna kemarin, hubungan Ono dengan Dedi begitu cair. Sebelum sidang berlangsung pun mereka bersalaman penuh keakraban.

Baca Juga :  Jawaban Menohok Lucky Hakim atas Keluhan Gubernur Jabar Ridwan Kamil soal Sulit Dihubungi

Sidang pun berlangsung dengan sukses tanpa interupsi apalagi sampai walk out. Banyak kalangan menilai perseterun Ono dan Dedi pun akan berakhir.

Penulis: Wawan Idris

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler