MHNEWS.ID.- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta perusahaan yang membangun lapangan golf di Kaki Gunung Salak, Bogor untuk menghentikan kegiatan.
Permintaan disampaikan Gubernur Dedi kepada pemimpin perusahaan yang bernama Nina saat melakukan inspeksi mendadak ke lokasi pembanguan lapangan golf, Rabu (9/7/2025).

“Bu, saya minta proyeknya hentikan dulu, ya. Karena AMDAL-nya belum ada sampai sekarang. AMDAL-nya belum ada dan banjir di bawah,” ujar Dedi dalam tayangan video di YouTub KDM Chanel.
Dedi mengingatkan, Kaki Gunung Salak, Bogor seharusnya dilindungi. Sebab akibat pembangunan yang merusak lingkungan menimbulkan bencana banjir dan longsor.
“Ini kan Kaki Gunung Salak. Seharusnya daerah sini tuh terbebas dari berbagai aktivitas, semuanya hutan, baru aman,” papar Dedi yang populer dengan sapaan Bapak Aing atau KDM ini.
Ditegaskan, recovery bencana itu sangat mahal dibandingkan dengan uang yang didapat dari investasi. Dari hasil investasi paling menyerap beberapa tenaga kerja, sedangkan recovery akibat bencana bisa mencapai triliunan rupiah.
“Pagi ini saya harus mengeluarkan duit berapa, pagi ini? Rp 500 juta! Akibat bencana itu ada yang roboh dapurnya,” ungkap Gubernur Dedi.
Nina, yang disebut sebagai pemimpin perusahaan tidak mampu berbuat banyak saat dicecar Gubernur Dedi.
Penulis: Wawan Idris


