32.9 C
Indramayu
Minggu, April 26, 2026


Kecamatan Sukra Disiapkan Menjadi Kawasan Industri, Sejumlah Perusahaan sudah Beroperasi

MHNEWS.ID.- Sebanyak 2.112 hektar lahan di Kecamatan Sukra disiapkan untuk mendukung aktivitas industri sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Penyiapan lahan seluas itu sebagai bentuk nyata wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Subang itu siap menyambut pengembangan Kawasan Industri (KI).

- Advertisement -

Penetapan lahan ini mengacu pada Kesesuaian Kegiatan Penataan Ruang (KKPR) Kecamatan Sukra yang telah diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Camat Sukra, Sigit Widiyanto menunjukkan lahan yang siap dijadikan Kawasan Industri. Foto: Daniswara/mhnews.id

Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu, dari total rencana 2.112 hektar, saat ini 598,41 hektar atau sekitar 28 persen telah dimanfaatkan.

Sedangkan seluas 1.513,64 hektar atau 72 persen lahan lainnya masih tersedia dan siap dikembangkan.

Sejumlah industri telah lebih dahulu beroperasi di Kawasan Industri Sukra, di antaranya PLTU, PT Tesco Indomaritim, PT Mitra Korin World, PT Jasa Global Binakarya, Sumur Pertamina, serta CV Plentong Prima.

Camat Sukra, Sigit Widiyanto yang akrab disapa Bang Joey, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung penuh penetapan Kecamatan Sukra sebagai Kawasan Industri.

Baca Juga :  Desa Tegalurung Adakan Pelatihan Kemanan, Kuwu Abdulah: Wujudkan Lingkungan Aman dan Tertib

Menurutnya, peluang pengembangan masih sangat besar mengingat sebagian besar lahan belum dimanfaatkan.

“Saat ini baru 28 persen lahan yang terpakai. Artinya, masih ada 72 persen lahan yang siap digunakan untuk mendukung pengembangan Kawasan Industri di Kecamatan Sukra,” ujarnya.

“Kami siap mengamankan dan menyukseskan program besar ini demi kemajuan Kabupaten Indramayu,” sambung Sigit, Rabu (17/12/2025).

Ia menambahkan, keberhasilan pengembangan Kawasan Industri memerlukan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, pengusaha atau investor, serta masyarakat.

Kerja sama tersebut dinilai penting agar pengembangan berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Sigit menyebutkan bahwa Kecamatan Sukra memiliki potensi strategis untuk dikembangkan sebagai Kawasan Industri.

Letaknya yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa serta berdekatan dengan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang menjadi nilai tambah tersendiri.

“Jarak Kecamatan Sukra sangat dekat dengan Pelabuhan Patimban. Hal ini tentu akan mempermudah mobilisasi dan distribusi hasil produksi industri,” jelasnya.

Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi para investor untuk datang dan mengembangkan usahanya di Kecamatan Sukra, tentunya sesuai dengan regulasi yang berlaku,” pungkasnya.

Baca Juga :  Terbukti Iklim Usaha Ramah Investor, Investasi Triwulan I 2025 Indramayu Tembus Rp362 Miliar

Penulis  : Daniswara
Editor    : Wawan Idris

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler