32.6 C
Indramayu
Selasa, April 21, 2026


Memaknai Kabar dari Kematian 3

MHNews.- Penyesalan itu selalu datang setelah kejadian. Demikian juga penyesalan orang-orang kafir dan penentang Alloh Tabaroqta’alla maupun Rosul-Nya. Mereka menyesal setelah azab neraka berada di hadapannya.

Dalam Al Qur’an dikabarkan, orang-orang kafir dan pembangkang terhadap perintah Alloh Tabaroqta’alla selalu meminta dikembalikan ke dunia. Mereka juga berjanji akan beriman, berbuat amal sholeh, dan berbuat sebanyak-banyaknya kebaikan.

- Advertisement -

“Tetapi (sebenarnya) telah nyata bagi mereka kejahatan yang mereka dahulu selalu menyembunyikannya. Sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, tentulan mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta belaka.” (Q.S. Al An’am:28).

Azab dan siksa akhirat bagi orang-orang kafir dan pendosa itu begitu berat dan abadi. Azab dan siksa ini tentu tidak sebanding dengan kenikmatan maksiat saat di dunia. Karena berat dan kuatnya azab serta siksa itulah mereka tak henti-hentinya menyesali.

“Ya Tuhan kami, Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah suatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?” (Q.S. Al Mu’mim:11).

Baca Juga :  Belajar dari Bencana dan Musibah 2

Keinginan orang-orang kafir dan pendosa untuk keluar dari azab sama kuatnya dengan azab dan siksa itu sendiri. Namun teriakan dan rintihan mereka dalam neraka sia-sia karena syafaat dan rahmat Alloh Tabaroqta’alla sudah tertutup seiring ditutupnya pintu taubat.

“Dan mereka berteriak dalam neraka, “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal sholeh berlainan dengan yang telah kami kerjakan. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dan masa yang cukup untuk berpikir bagi orang-orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab kami) dan tidak ada bsgi orang-orang yang zalim seorang penolong pun.” (Q.S. Faathir:37).wawan idris (bersambung)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler