30.2 C
Indramayu
Minggu, April 19, 2026


Terimbas Kenaikan BBM Pengrajin Kerupuk Desa Kenanga tetap Bertahan

Harganya terjangkau, tidak terlalu mahal tapi juga tidak terlalu murah. Rasanya, kerupuk ini sudah sangat familier di lidah orang Indonesia. Jadi dapat dibayangkan kalau sampai kerupuk ini tidak diproduksi lagi. Masyarakat akan kehilangan teman nasi dan camilan yang telah melegendanya itu.

“Faktor lainnya adalah tenaga kerja. Para pekerja di sentra perajin kerupuk Desa Kenanga ini hampir seluruhnya warga pribumi. Karenanya kami harus bertahan dan terus berproduksi agar warga bisa mendapatkan upah untuk menghidupi keluarganya,” ungkap Dody.

- Advertisement -

Penulis     : Iir Sairoh
Editor       : Wawan Idris

Baca Juga :  Pekerjaan di Kilang Balongan Penuh Resiko, Aspek Health, Safety, Security, and Environtment Harus Diterapkan Ketat

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler