3. Minta Lapor Jika Ada Penghambat Penyusunan DPT
Jokowi mewanti-wanti urusan daftar pemilih tetap (DPT) menjelang Pemilu 2024. Kepada Kepala Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja, Jokowi meminta dikabari jika ada pihak dari jajaran pemerintahan yang tak kooperatif terkait proses penyusunan DPT.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut, dari tahun ke tahun pemilu, DPT terus dipermasalahkan. Jokowi menuturkan perihal data DPT mempengaruhi kepercayaan publik pada penyelenggara pemilu.
4. Minta Jangan Beri Ruang Politik Identitas
Jokowi juga mengingatkan semua pihak agar tidak membiarkan politisasi agama terjadi dalam Pemilu 2024. Dia meminta tak ada ruang yang diberikan untuk politisasi agama.
“Kita tidak bisa bersantai-santai dengan politik identitas, politisasi agama, politik SARA, jangan berikan ruang apapun kepada ini,” tegasnya. Politik identitas hingga politisasi agama sangat berbahaya. Hal tersebut bisa dimanfaatkan pihak tertentu untuk merusak persatuan.


