34 C
Indramayu
Minggu, April 26, 2026


Perjuangkan Jadi Tuan Rumah Peparda, Winaryo: Multiplier Effect bagi Indramayu Luar Biasa

MHNEWS.ID.- Perhelatan pertandingan olahraga seperti Peparda (Pekan Paralimpik Daerah) memiliki dampak positif yang luas pada masyarakat yang daerahnya dijadikan tuan rumah.

“Multiplier effect bagi masyarakat sangat besar jika Peparda tahun 2026 mendatang bisa dilangsungkan di Indramayu,” ujar Plt. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Winaryo, Rabu (30/4/2025).

- Advertisement -

Dijelaskan Peparda tidak hanya berbicara soal olahraga, akan tetapi juga perekonomian, khususnya UMKM, pariwisata, kuliner, budaya, dan secara umumnya pembangunan daerah.

Kalau Indramayu menjadi tuan rumah Peparda, ujar Winaryo yang juga menjabat sebagai Camat Kecamatan Widasari ini, maka akan mendongkrak pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Produk UMKM, kuliner dan oleh-oleh khas Indramayu, dan hotel akan banyak diburu para tamu yang jumlahnya sangat banyak. Perekonomian masyarakat akan terdongkrak secara signifikan,” ujarnya.

Pada ajang Peparda itu masing-masing kabupaten dan kota setidaknya akan mengirimkan 100 atlet dan official. Saat ini di Jawa Barat ada 27 kabupaten dan kota sehingga jumlah tamu yang akan beraktivitas di Indramayu sebanyak 2.700 orang.

Baca Juga :  Peserta JKN Capai 99,44 Persen, BPJS Kesehatan Acungi Jempol Kabupaten Indramayu

Tamu sebanyak itu memerlukan hotel untuk menginap, makan, hiburan, jajan, membeli oleh-oleh, dan aktivitas lainnya yang bernilai ekonomi. Perputaran uang pada ajang Peparda pun akan sangat banyak dan tinggi.

Sedangkan yang berkaitan dengan olahraganya itu sendiri, ujar Winaryo, Indramayu akan mendapatkan keuntungan dalam hal pembangunan fasilitas atau venue olahraga.

“Kalau jadi tuan rumah, kan mau tak mau fasilitas atau venue olahraga harus lengkap dan dalam kondisi bagus. Pembangunan venue baru atau perbaikan tentu akan menjadi tanggung jawa bersama, tuan rumah dan provinsi,” ungkapnya.

Disinggung soal anggaran, Winaryo mengatakan untuk Peparda 2026 diperlukan anggaran Rp 28 miliar. Anggaran sebesar itu akan ditanggung bersama, tuan rumah dan provinsi.

Jadi tuan rumah juga secara otomatis akan memberikan semangat atau memotivasi para atlet untuk meraih prestasi sebaik-baiknya. Dengan demikian target jadi juara umum pun lebih realistis.

Karena hal itulah, tegas Winaryo Pemerintah Kabupaten Indramayu akan berjuang semaksimal mungkin untuk menjadi tuan rumah Perparda Jabar Tahun 2026 mendatang.

Baca Juga :  DPRD Indramayu Inisiasi Dua Raperda, Abdul Rohman: Rangsang Munculnya Wisata di Desa dan Pasar Tradisional Menjadi Baik

Penulis: Wawan Idris

 

 

 

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler