33.1 C
Indramayu
Rabu, April 22, 2026


Berkinerja Tertinggi Nasional, Dedi Mulyadi Diberi Hadiah Kemendagri ke Korsel

MHNEWS.ID.- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mendapatkan ‘hadiah’ dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hadiah itu didapatkan setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatatkan kinerja tertinggi dalam realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

- Advertisement -

Data Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri per 10 Agustus 2025, realisasi Belanja APBD Jawa Barat tertinggi secara nasional sebesar 52,08 persen disusul DI Yogyakarta 51,39 persen.

Pada urutan ketiga ada Provinsi Jawa Timur yaitu sebesar 51,30 persen, kemudian disusul Provinsi Gorontalo sebesar 50,36 persen.

Setelah itu, provinsi lainnya Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Lampung, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur.

Disusul Banten, Papua, Maluku Utara, Sulawesi Utarada Aceh rata-rata realisasi belanja APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar 40 persen dan masuk kategori biru atau positif.

Kategori hijau untuk pendapatan

Sedangkan Presentasi Realisasi Pendapatan APBD TA 2025 data per 10 Agustus 2025, Jawa Barat masuk dalam kategori hijau atau positif sebesar 54,67 persen sedikit di bawah DKI Jakarta sebesar 55,38 persen.

Adapun provinsi yang tertinggi realsisasi pendapatan adalah Maluku Utara sebesar 72,41 persen disusul DI Yogyakarta 65,41 persen dan Kalimantan Barat 62,82 persen.

Baca Juga :  Gubernur Dedi ‘Sawer’ Bupati Lucky Ratusan Miliar sebagai Hadiah Ultah ke-498 Indramayu

Karena itu, Jawa Barat pun didaulat menjadi salah satu provinsi terbaik dalam pengelolaan keuangan.

Atas pencapaian tersebut, Dedi Mulyadi mendapat ‘hadiah’ kursus pengelolaan keuangan ke Korea Selatan.

“Ya, saya mendapat hadiah atas pengelolaan keuangan dari Kemendagri. Hadiahnya kursus pengelolaan keuangan ke Korea Selatan,” kata Dedi, dikutip dari Kompas.com.

Akan tetapi, Dedi menyebut, dirinya tidak akan pergi ke Korea Selatan. Pihaknya akan menugasi anak buahnya di Pemprov Jabar untuk mengikuti kursus pengelolaan keuangan tersebut.

“Saya akan menugasi yang dari Pemprov Jabar ke Korea Selatan. Saya di sini saja mengurus daerah,” ucap Dedi, Selasa (12/8/2025).

Penulis: Wawan Idris

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler