ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa‘ala alihi wa shohbihi wa sallam. Bersholawat untuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan perintah Alloh Ta’ala sebagaimana firman-Nya:
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” [Al-Ahzab/33: 56].
Ada pun bacaan sholawat yang sesuai dengan yang dicontohkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan diutamakan adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Ya Allah, semoga shalawat tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana tercurah pada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.
Ya Allah, semoga berkah tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana tercurah pada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.” [H.R. Muslim No. 406].
Bersholawat untuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga dapat dilakukan kapan saja selagi tidak bertentangan dengan syariat. Namun demikian ada delapan waktu terbaik yang diajarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu:
- Baca Shalawat saat tasyahud awal dan akhir
Namun, para ulama berbeda pendapat mengenai membaca shalawat waktu tasyahud awal. Beberapa ada yang mewajibkan, namun ada beberapa yang menganggap membaca shalawat waktu tasyahud awal adalah sunnah. [H.R. Muslim No. 406].
- Baca Shalawat di akhir qunut
Waktu shalawat yang baik berikutnya adalah setelah membaca doa qunut. [H.R. Abu Daud No. 1425].
- Shalawat di waktu shalat jenazah
Waktu membaca shalawat selanjutnya adalah saat shalat jenazah. Saat melaksanakan ibadah ini, umat muslim diwajibkan untuk membaca shalawat setelah takbir kedua. [H.R. Al Baihaqi 4: 39].
- Waktu Shalawat Setelah Kumandang Adzan & Iqamah
Waktu shalawat yang baik adalah setelah kumandang adzan dan iqamah. Setelah muadzin mengumandangkan adzan, kita dianjurkan mengikutinya. Setelah itu kita dianjurkan untuk bershalawat kepada Rasulullah. [H.R. Muslim No. 384].
- Membaca Shalawat saat berdoa
Saat berdoa. Dengan bershalawat, doa akan lebih cepat terkabul. Perintah untuk membaca shalawat saat berdoa ini diperintahkan langsung oleh Rasulullah.
Tata caranya adalah: pertama mulai doa dengan memuji Allah, kedua bershalawat kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, dan terakhir baca doa atau sebutkan apa yang diinginkan. [H.R. Tirmidzi No. 3477].
- Shalawat waktu masuk dan keluar masjid
Salah satu waktu untuk membaca shalawat adalah saat masuk dan keluar masjid. [H.R. Ibnu Majah no. 773].
- Shalawat waktu disebut nama Rasulullah
Kita dianjurkan untuk membaca shalawat waktu dibaca atau disebutkan nama Nabi Muhammad. Diriwayatkan oleh Ali bin Abi Tholib, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,
“Orang yang disebut pelit adalah orang yang ketika disebut namaku di sisinya lalu ia tidak bershalawat untukku.” [H.R. Tirmidzi No. 3546].
- Waktu Shalawat yang baik pada hari Jumat
Waktu shalawat yang baik salah satunya adalah hari Jumat. Diriwayatkan dari Abu Umamah Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:
“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jumat. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jumat. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” [H.R. Al-Baihaqi].
Penulis: Wawan Idris
Sumber: almanhaj.or.id


