32.4 C
Indramayu
Jumat, April 17, 2026


MKD Minta Tiga Anggota DPR RI dari Fraksi PAN dan Golkar Dinonaktifkan, Siapa Saja?

MHNEWS.ID.- Pernyataan dan sikapnya dinilai sangat melukai perasaan rakyat angota DPR RI dari Fraksi PAN Eko Patrio dan Uya Kuya diminta dinonaktifkan.

Permintaan itu diajukan Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Nazaruddin Dek Gam kepada pimpinan Partai Amanat Nasional (PAN).

- Advertisement -

Nazarudin menegaskan sikap dan pernyataan Surya Utama alias Uya Kuya dan Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio itu telah melukai hati masyarakat.

“MKD meminta kepada partai politik tersebut yang anggotanya viral untuk segera menonaktifkan anggota tersebut di DPR,” kata Nazaruddin kepada Kompas.com, Minggu (28/8/2025).

“Kami minta PAN juga (nonaktifkan Uya Kuya dan Eko), PAN maupun Golkar (nonaktifkan) Adis Kadir,” lanjut Nazaruddin.

Pernyataannya sempat menjadi sorotan karena menyebut tunjangan perumahan Rp 50 juta per bulan masuk akal.

Nazaruddin mengatakan, pernyataan sejumlah anggota DPR RI itu telah menyakiti hati masyarakat sehingga masuk kategori pelanggaran etik.

Tindakan anggota dewan berjoget di saat rakyat sedang susah juga dinilai melanggar etik.

“Joget-joget di DPR itu juga melanggar etik, di saat rakyat lagi susah. Enggak ada di DPR untuk ini (joget), enggak ada itu yang kayak gitu. Akan saya tertibkan semua mereka,” tegas Nazaruddin.

Baca Juga :  Hj. Ina Sofatual Marwah Bicara Soal Pemuda : Harus Berpengetahuan dan Inovatif

Sebelumnya, Eko yang juga menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN ini sempat menuai kontroversi karena mengunggah video parodi menanggapi kritikan terhadap anggota DPR yang berjoget saat Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2025.

Melalui akun TikTok pribadinya @ekopatriosuper, Eko Patrio mengunggah sebuah video parodi yang menampilkan dirinya sedang berakting menjadi DJ yang menyetel musik dengan sound horeg.

Tindakan itu Eko lakukan untuk membalas kritik publik atas sejumlah anggota dewan yang berjoget setelah Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto, sementara situasi masyarakat sedang sulit.

“Biar jogednya lebih keren pakai sound ini aja,” tulis Eko. Termasuk anggota dewan yang berjoget itu adalah Uya Kuya. Belakangan ia menyampaikan permintaan maaf.

Penulis: Wawan Idris

 

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler