ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa‘ala alihi wa shohbihi wa sallam. Surga itu tempat tinggal abadi dengan segala kesempuraan kenikmatannya.
Banyak orang ingin masuk surga. Tapi, sudahkah kita benar-benar memahami seperti apa surga itu?
Dalam Al-Qur’an, Allah Azza wa Jalla sering menyebut tentang surga dengan kalimat “khalidina fiha” (kekal di dalamnya). Allah Azza wa Jalla berfirman:
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًاۗ لَهُمْ فِيْهَآ اَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ ۙ وَّنُدْخِلُهُمْ ظِلًّا ظَلِيْلًا
Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.
Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Di sana mereka mempunyai pasangan-pasangan yang disucikan dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman.” [Q.S. An-Nisā’ [4]: 57].
Artinya, semua kenikmatan di surga itu abadi. Apa pun yang kita miliki di sana, tidak akan hilang atau berpindah seperti di dunia. Di surga tidak ada lapar, haus, sakit, atau lelah.
Bahkan usia penghuni surga akan tetap muda, penuh kenikmatan tanpa akhir. Semua ini menunjukkan bahwa surga bukan sekadar tempat indah, tapi kehidupan sempurna yang kekal selamanya.
Maka, jangan sampai kita tertipu dengan dunia yang sementara. Kejar surga yang abadi. Karena di sanalah kebahagiaan sejati yang tidak akan pernah berakhir. Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
Penulis: Wawan Idris


