30.6 C
Indramayu
Jumat, Desember 5, 2025


Masalah Ketiga dan Keempat Soal Rambut Hasil Survey Rey Nathanael

MHNEWS.ID.- Hairstylist, Trichologist sekaligus Founder of Woshday, Rey Nathanael mengkapkan setidaknya ada empat masalah rambut yang kerap dialami orang Indonesia.

Keempat masalah itu mengemuka setelah Rey melakukan survei terhadap lebih dari 3.000 partisipan di Jakarta pada tahun 2022.

- Advertisement -

Berikut penjelasan Rey masalah ketiga dan keempat berkaitan dengan permasalahan rambut yang sering dialami oleh orang Indonesia.

3. Rambut rontok

Masalah berikutnya yang juga banyak dialami masyarakat Indonesia adalah rambut rontok. Rey menilai, tingkat keluhan antara rambut lepek dan rontok hampir sama banyaknya.

“Masalah lepek dan rontok hampir sama banyaknya, tapi rontok ini juga disebabkan karena kulit kepala yang tidak sehat, makanya rambut jadi tidak kokoh dan mudah rontok,” paparnya.

Ia menjelaskan, rambut yang tumbuh dari kulit kepala yang tidak sehat akan lebih mudah patah dan kehilangan kekuatan akarnya.

Maka dari itu, penanganan rambut rontok tidak hanya bisa dilakukan dari batang rambut, tetapi juga harus dimulai dari perawatan kulit kepala.

Kesehatan rambut berawal dari akar yang kuat. Jika kulit kepala bersih dan bebas minyak berlebih, sirkulasi darah akan lebih lancar sehingga pertumbuhan rambut juga lebih optimal.

Baca Juga :  Rambut Lepek jadi Masalah yang Sering Dialami Orang Indonesia, Ini Solisinya Menurut Rey Nathanael

4. Ketombe

Masalah terakhir yang banyak ditemui adalah ketombe. Rey menyebutkan, ketombe muncul akibat kondisi kulit kepala yang terlalu berminyak dan tidak seimbang.

“Ketombe itu juga akan memakan minyak alami di kulit kepala. Semakin banyak minyak, akan semakin banyak ketombenya juga. Jadi asal muasalnya dari kulit berminyak,” ucapnya.

Ketombe tidak hanya menyebabkan rasa gatal dan ketidaknyamanan, tapi juga bisa mengganggu penampilan.

Oleh karenanya, penting menjaga keseimbangan produksi minyak alami kulit kepala agar tidak memicu pertumbuhan jamur penyebab ketombe.

Rey menambahkan, penggunaan sampo dengan formula ringan yang mampu membersihkan tanpa menghilangkan kelembapan alami kulit kepala sangat disarankan untuk mengatasi masalah ini.

Cuaca tropis, polusi, dan gaya hidup masyarakat Indonesia membuat area kulit kepala rentan terhadap minyak berlebih dan gangguan mikrobioma.

Oleh karena itu, penting untuk mengenali jenis kulit kepala masing-masing dan memilih produk perawatan yang sesuai.

Penulis: Nia Herlina [Pengurus PKK Kabupaten Indramayu]

 

 

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler