MHNEWS.ID.- Hipertensi atau tekanan darah tinggi mungkin sudah familiar bagi banyak orang. Namun, pernahkah Anda mendengar hipertensi resisten?
Ini bukan kondisi tekanan darah tinggi biasa. Hipertensi resisten bisa membuat Anda memiliki tekanan darah tinggi, meskipun sudah minum tiga lebih macam obat hipertensi.
Merujuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hipertensi terjadi ketika tekanan darah mencapai lebih dari atau sama dengan 140/90 mmHg.
Agar hipertensi resisten bisa diturunkan perlu pengobatan yang tepat, yaitu dapat berupa perubahan gaya hidup dan obat-obatan.
Perubahan gaya hidup
Perubahan yang dapat Anda buat meliputi:
1. Membatasi garam (makan kurang dari 2.400 miligram per hari) dan alkohol.
2. Membatasi penggunaan NSAID untuk menghilangkan rasa nyeri dan menggunakan asetaminofen sebagai gantinya.
3. Melakukan aktivitas aerobik setidaknya 30 menit sehari, beberapa hari dalam seminggu.
Konsumsi obat
Tidak semua kasus hipertensi resisten harus langsung ditangani dengan empat atau lima macam obat. Kadang, cukup dengan memperbaiki cara minum obat.
Sekitar 40 persen kasus hipertensi resisten terjadi karena mereka tidak minum obat tekanan darah tinggi dengan benar.
Agar obat bekerja, penderita hipertensi harus minum obatnya dengan dosis yang tepat dan jumlah yang tepat setiap hari.
Jika mengalami kesulitan minum obat hipertensi dengan benar, disarankan berkonsultasi dengan dokter yang terkait.
Disarankan tidak berhenti minum obat apa pun sebelum berkonsultasi dengan dokter.
Penulis: Nia Herlina [Pengurus PKK Kabupaten Indramayu]


