“Semoga melalui pelatihan first aid ini, para mitra ojek online dan driver di RU VI memiliki pemahaman dan kemampuan dalam mengambil tindakan secara tepat dalam memberikan pertolongan pada kasus-kasus tersebut,” tutur dr. Sapta.
Ditambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) RSPBL sekaligus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pertamedika IHC ke-25.
RSPBL saat ini juga telah menerima pasien umum dan pasien BPJS sehingga masyarakat yang memiliki keluhan kesehatan bisa berobat ke RSPBL. Namun untuk pasien BPJS harus disertakan rujukan dari Fasilitas Kesehatan tingkat pertama seperti prosedur BPJS pada umumnya.

Sementara Agus Sulistiono, mewakili pengemudi ojek online mengatakan pelatihan pertolongan pertama pada kondisi darurat ini sangat penting karena tidak jarang saat ia dan rekannya di jalanan menjumpai sebuah insiden namun bingung bagaimana cara memberikan pertolongannya.


