32.2 C
Indramayu
Jumat, April 17, 2026


Soal Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan,  Ada Apa dengan Dunia Perberasan Tanah Air?

Pasalnya, bukan saja karena beberapa bulan sebelumnya kita memperoleh Anugerah Penghargaan sebagai bangsa yang mampu mewujudkan Swasembada Beras, dengan indikator penting tidak adanya impor beras yang sifatnya komersil selama 3 tahun berturut-turut (2019 – 2021), tapi jika dihubungkan dengan rilis Kementan sendiri, impor beras, bukanlah pilihan yang pantas ditempuh.

Dihadapkan pada kondisi ini, wajar jika Komisi IV DPR meminta kepada Pemerintah untuk membuktikan beras itu berlimpah agar sesegera mungkin dapat mengisi cadangan beras Pemerintah yang semakin menipis.

- Advertisement -

Sayang, sesuai dengan batas waktu yang disepakati, Pemerintah tidak mampu mencari beras sebesar 600 ribu ton. Pemerintah baru mampu mengumpulkan beras sekitar 170 ribu ton saja.

Atas fakta demikian, terlepas dari pro-kontra, impor beras akhirnya dipilih Pemerintah sebagai opsi untuk mengisi cadangan beras Pemerintah. Dalam pelaksanaannya, impor beras yang dipercayakan kepada Perum Bulog terkesan lambat.

Baca Juga :  Unras di DKPP Indramayu, STI Tuntut Kesetaraan Lembaga Tani Dapatkan Fasilitas dari Pemerintah

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler