“Tidak! Sesungguhnya aku akan tetap ada dalam jaminan (perlindungan) Alloh Azza wa Jalla yang lebih mulia dan yang lebih kuat daripadamu, wahai pamanku,” dengan tegas Ustman bin Mazh’un menolak tawaran pamannya itu.
Kesholehan dan keteguhan akidah atau Tauhid Ustman bin Mazh’un ini menjadi teladan bagi para sahabat Nabi Shollallohu Alaihi wa Sallam. Cobaan berupa siksaan, penderitaan, bahkan kesenangan duniawi tidak menggoyahkan akidah dan Tauhidnya.
- Advertisement -
Karena keteguhan akidah dan Tauhidnya itulah Ustman bin Mazh’un menjadi salah seorang sahabat yang saat mafatnya didekap Nabi Shollallohu Alaihi wa Sallam. Beliau pula sahabat pertama yang dimakamkan di Baqi.
Penulis: Wawan Idris


