“Karena di belakang rumah dulu ada kebun gitu, ditanam sesuai dengan musimnya. Nanam jagung, nanam singkong. Kalau panen pasti tetangga, eh panen! Ini ambil! Ambil!” ujar Ganjar menerangkan dengan semangat.
“Panen jeruk, panen apel, apel juga banyak. Kalau pisang harian, jadi pisangnya banyak. Bu, pisangnya dibeli ya’. Saya sambil masak ‘iya’ nanti duit nya datang gitu. Buat jajan bu gitu,” tuturnya.
- Advertisement -
Penulis: Wawan Idris


