MHNEWS.ID.- Masa pendidikan karakter bagi puluhan siswa bermasalah yang ditangani TNI dan instansi terkait lainnya di Barak Militer (Bamil) gelombang pertama sudah berakhir.
Para siswa kini telah kembali kepada orang tuanya masing-masing dan sekolah. Di antara peserta didik Bamil itu tercatat ada 19 siswa yang berasal dari Kabupaten Indramayu.
Ke-19 siswa tersebut selama 18 hari mengikuti pendidikan karakter kedisiplinan di Resimen Induk Kodam (Rindam) III/ Siliwangi Bandung. Mereka mengikuti program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Mereka berasal dari SMAN 1 Sindang, SMAN 2 Indramayu, SMAN Kedokanbunder, SMAN Lohbener, SMAN Lelea, SMAN Jatibarang dan SMK Cikedung.
Di SMA Negeri 1 Sindang misalnya, kedatangan ‘siswa hebat’ itu disambut oleh orang tua dan civitas sekolah bak pahlawan, Rabu (21/5/2025).
Mereka disambut dengan pelukan hangat dalam suasana penuh haru dan rasa bangga. Orang tua dan dan guru sangat berharap siswa yang telah menjalani pendidikan di Bamil itu akan menjadi contoh bagi teman-temannya.
Salah satu peserta pendidikan karakter, Ahmad Pena mengatakan, kegiatan sehari-hari yang mereka jalani di barak militer menjadi pengalaman yang sangat berharga.
Ahmad mengaku banyak nilai karakter yang didapat selama mengikuti pendidikan di Bamil. Nilai-nilai karakter itu selama ini tak dia peroleh di lingkungan rumah maupun sekolah.
Salah satu yang paling berkesan dan melekat dalam pribadinya, kata Ahmad adalah kedisiplinan. Selama 18 hari nilai-nilai kedisiplinan terus ditanamkan, dipraktekan, dan dibiasakan.
“Sangat merubah kebiasaan saya di rumah. (Di Rindam) tidur lebih cepat, bangun lebih cepat, apa-apa juga dikasih waktu,” ungkapnya.
“Itu bagus untuk merubah kebiasaan di rumah yang biasa leha-leha. Pengalaman dibawa ke Rindam bisa mengubah kita menjadi lebih baik,” sambungnya.
Ahmad pun berjanji, pelajaran yang diperolehnya selama di Rindam akan diterapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyatakan, akan menularkan kedisiplinan tersebut kepada teman-temannya.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah mengadakan program ini karena itu sangat bagus untuk membangun karakter anak-anak bangsa ini. Terima kasih Bapak KDM,” katanya.
Penulis: Wawan Idris


