32.6 C
Indramayu
Minggu, April 19, 2026


Aktivitas Nelayan Terganggu, Lucky Hakim: Pemkab segera Normalisasi 14 Muara Sungai

MHNEWS.ID.- Bupati Indramayu, Lucky Hakim berkomitmen terus melakukan normalisasi sungai demi kelancaran aktivitas nelayan dan meningkatkan produksi perikanan.

‎Hal tersebut dikatakan Bupati Lucky saat meninjau langsung proses pengerukan di Muara Sungai Prajagumiwang Karangsong – Indramayu, Senin (30/6/2025).

- Advertisement -

Untuk mewujudkan komitmennya itu Bupati Lucky mengerahkan Kapal Keruk milik Pemkab Indramayu. Kapal itu akan melakukan pengerukan di 14 muara sungai yang ada di wilayah Indramayu.

Bupati Lucky didampingi Kadiskanla, Edi Umaedi turun langsung memantau pengerukan muara sungai. Foto: Daniswara/mhnews.id

Saat turun ke lokasi, Bupati Lucky didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, Camat Indramayu, Indra Mulyana serta lainnya.

‎‎Peninjauan ini sebagai bentuk keseriusan Pemkab Indramayu dalam menanggapi keluhan para nelayan, khususnya terkait pendangkalan muara yang menyulitkan kapal keluar masuk.

‎‎”Muara Karangsong ini sudah dangkal. Sedimentasi lumpur makin tinggi sehingga kapal nelayan sering kesulitan keluar dan masuk, bahkan harus antre panjang. Ini jelas mengganggu aktivitas mereka,” ujar Bupati Lucky.

‎‎Menurutnya, meskipun pengerukan tidak dapat sepenuhnya mengatasi persoalan akibat faktor alam, upaya ini tetap harus dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Rektor UNJ, Prof. Komarudin: KMPI Dibentuk karena Kecintaan pada Tanah Kelahiran

Pemkab Indramayu juga tengah menyiapkan langkah pendukung lain seperti peninggian jalan, penanaman mangrove, serta rencana pembangunan kolam labuh dan pasar ikan yang higienis untuk meningkatkan kenyamanan nelayan.

‎‎Sementara itu, Kepala Diskanla Edi Umaedi menyampaikan, pengerukan di muara Karangsong merupakan bagian dari program normalisasi yang akan dilakukan di 14 muara sungai.

Dari 14 muara sungai tersebut antara lain Muara Glayem, Lombang, Limbangan, Karangsong, Eretan Wetan, Eretan Kulon dan lainnya.

‎‎Pemkab Indramayu menargetkan seluruh muara yang bermasalah dan mengalami pendangkalan akan ditangani, meskipun pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.

‎‎”Dengan akses yang lancar dan lingkungan yang bersih, TPI diharapkan bisa beroperasi lebih efektif dalam melayani kebutuhan nelayan dan masyarakat,” ujarnya.

“Selain itu, pengerukan juga diyakini dapat mengurangi risiko banjir di kawasan pesisir, terutama saat musim hujan tiba,” tambah Edi.

‎‎Dengan adanya normalisasi ini, diharapkan aktivitas perikanan di Karangsong dan sekitarnya dapat kembali berjalan optimal, sekaligus mendukung penguatan ekonomi maritim di Kabupaten Indramayu.

Penulis  : Daniswara
Editor    : Wawan Idris

Baca Juga :  Kabag Umum Setda Indramayu: Menurut Staf Saya Pak Wabup Jarang Masuk ke Ruang Kerjanya

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler