31.1 C
Indramayu
Minggu, April 19, 2026


Membahayan, Polres Indramayu Larang Tradisi Lempar Uang di Jembatan Sewo Indramayu

MHNEWS.ID.- Polres Indramayu mengingatkan pengendara yang melintas di Jalur Pantura untuk tidak melempar uang di Jembatan Sewo menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Imbauan tersebut ditandai dengan pemasangan spanduk larangan melempar uang oleh Satlantas Polres Indramayu di sekitar Jembatan Sewo, yang merupakan perbatasan antara Kabupaten Indramayu dan Subang.

- Advertisement -

Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Rizky Aulia Pratama menegaskan, larangan tersebut penting dipatuhi demi menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan, terutama saat volume kendaraan meningkat pada momen Nataru.

“Larangan melempar koin atau uang di jembatan ini bukan semata soal ketertiban, tetapi demi keselamatan bersama. Aktivitas tersebut berisiko menimbulkan kecelakaan, baik bagi pengendara maupun warga di sekitar,” kata Rizky di Polres Indramayu, Sabtu (20/12/2025).

Selain kepada pengendara, Satlantas Polres Indramayu menaruh perhatian pada aktivitas penyapu koin yang kerap muncul di sekitar Jembatan Sewo.

Tradisi lempar koin Aktivitas penyapu koin di Jembatan Sewo ini diketahui erat kaitannya dengan sebuah cerita rakyat kakak beradik Saedah dan Saeni yang begitu melegenda di wilayah setempat.

Baca Juga :  Bisa Timbulkan Kebakaran Kilang, Warga Dihimbau tak Nyalakan Kembang Api pada Malam Tahun Baru

Meskipun kegiatan tersebut telah lama menjadi cara sebagian warga untuk mengais rezeki, Rizky menegaskan bahwa aktivitas berebut uang di badan jalan sangat membahayakan.

Terlebih, saat momen Nataru tiba, aktivitas itu sangat mengganggu kelancaran lalu lintas.

Sebagai upaya pencegahan, Rizky telah memerintahkan anggotanya melakukan pendekatan secara humanis kepada warga yang biasa menyapu koin di sekitar jembatan.

Mereka diminta untuk menghentikan aktivitas tersebut demi keselamatan bersama.

“Mereka kami imbau agar tidak lagi melakukan aktivitas tersebut karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengendara yang melintas,” ujar Rizky.

Pendekatan persuasif Menurutnya, pendekatan persuasif dan edukatif menjadi langkah utama yang ditempuh Satlantas Polres Indramayu agar warga memahami risiko dari aktivitas menyapu koin di jalan raya.

Polisi juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Penulis: Wawan Idris

 

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler