Didik menjelaskan, saat ini PT KPI tengah serius mengerjakan beberapa proyek pengembangan kilang atau Refinery Development Master Plan (RDMP) guna menaikkan kapasitas pengolahan Kilang-Kilang Pertamina agar menciptakan kemandirian energi dalam negeri dan mengurangi impor BBM.
Dikatakan Didik, dari beberapa proyek pengembangan Kilang, yang telah diselesaikan adalah RDMP Kilang Balongan Phase 1 dan telah menaikkan kapasitas Kilang Balongan dari 125 ribu barel perhari menjadi 150 ribu barel perhari.
Kemudian untuk Proyek Petrokimia Jabar dalam progress pencarian partner downstream baru. Sementara untuk RDMP yakni di Kilang Pertamina Balikpapan juga ditargetkan akan selesai pada tahun 2024 dan mengurangi impor BBM sebesar 35 persen.
Namun demikian, Kilang-Kilang Pertamina telah menerapkan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam proses bisnisnya sehingga tetap memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.


