31.1 C
Indramayu
Minggu, April 19, 2026


Kemuliaan dan Faedah Sholawat untuk Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam

ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.  Bersholawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam itu merupakan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” [Al-Ahzab: 56].

- Advertisement -

Ibnul Qoyyim menyebutkan 39 manfaat sholawat untuk nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Melaksanakan perintah Allah subhaanahu wa ta’aala
  2. Mendapatkan sepuluh sholawat dari Allah bagi yang membaca shalawat satu kali.
  3. Ditulis baginya sepuluh kebaikan dan dihapus darinya sepuluh kejahatan.
  4. Diangkat baginya sepuluh derajat.
  5. Kemungkinan doanya terkabul bila ia mendahuluinya dengan shalawat, dan doanya akan naik menuju kepada Tuhan semesta alam.
  6. Penyebab mendapatkan syafa’at Shallallahu ‘alaihi wa sallam bila diiringi oleh permintaan wasilah untuknya atau tanpa diiringi olehnya.
  7. Penyebab mendapatkan pengampunan dosa.
  8. Dicukupi oleh Allah apa yang diinginkannya.
  9. Mendekatkan hamba dengan nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari kiamat.
  10. Menyebabkan Allah dan malaikat-Nya bershalawat untuk orang yang bersholawat.
  11. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab sholawat dan salam orang yang bersholawat untuknya.
  12. Mengharumkan majelis dan agar ia tidak kembali kepada keluarganya dalam keadaan menyesal pada hari kiamat.
  13. Menghilangkan kefakiran.
  14. Menghapus predikat “kikir” dari seorang hamba jika ia bershalawat untuk nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika namanya disebut.
  15. Orang yang bershalawat akan mendapatkan pujian yang baik dari Allah di antara penghuni langit dan bumi.
Baca Juga :  Lebih Dekat Mengenal Sholat Tahajud dan Waktu Terbaik untuk Melaksanakannya Sesuai Sunnah

Mengapa? Karena orang yang bershalawat, memohon kepada Allah agar memuji, menghormati dan memuliakan rasul-Nya.

Maka balasan untuknya sama dengan yang ia mohonkan, maka hasilnya sama dengan apa yang diperoleh oleh rasul-Nya.

  1. Akan mendapatkan berkah pada dirinya, pekerjaannya, umurnya dan kemaslahatannya, karena orang yang bershalawat itu memohon kepada Tuhannya agar memberkati nabi-Nya dan keluarganya, dan doa ini terkabul dan balasannya sama dengan permohonannya.
  2. Nama orang yang bershalawat itu akan disebutkan dan diingat di sisi Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti penjelasan terdahulu, sabda Rasul:

“Sesungguhnya shalawat kalian akan diperdengarkan kepadaku.” Sabda beliau yang lain: “Sesungguhnya Allah mewakilkan malaikat di kuburku yang menyampaikan kepadaku salam dari umatku.”

Dan cukuplah seorang hamba mendapatkan kehormatan bila namanya disebut dengan kebaikan di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

  1. Meneguhkan kedua kaki di atas Shirath dan melewatinya berdasarkan hadits Abdurrahman bin Samirah yang diriwayatkan oleh Said bin Musayyib tentang mimpi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Saya melihat seorang di antara umatku merangkak di atas Shirath dan kadang-kadang berpegangan lalu shalawatnya untukku datang dan membantunya berdiri dengan kedua kakinya lalu menyelamatkannya.” [H.R. Abu Musa Al-Madiniy].

  1. Akan senantiasa mendapatkan cinta Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahkan bertambah dan berlipat ganda.
Baca Juga :  Mendengarkan Khutbah Jum’at bisa Diampuni Dosa, Simak Penjelasannya

Dan itu termasuk ikatan iman yang tidak sempurna kecuali dengannya, karena seorang hamba bila senantiasa menyebut nama kekasihnya, menghadirkan dalam hati segala kebaikan-kebaikannya yang melahirkan cinta, maka cintanya itu akan semakin berlipat dan rasa rindu kepadanya akan semakin bertambah, bahkan akan menguasai seluruh hatinya.

Tetapi bila ia menolak mengingat dan menghadirkannya dalam hati, maka cintanya akan berkurang dari hatinya.

Tidak ada yang lebih disenangi oleh seorang pecinta kecuali melihat orang yang dicintainya dan tiada yang lebih dicintai hatinya kecuali dengan menyebut kebaikan-kebaikannya.

Bertambah dan berkurangnya cinta itu tergantung kadar cintanya di dalam hati, dan keadaan lahir menunjukkan hal itu.

  1. Akan mendapatkan petunjuk dan hati yang hidup. Semakin banyak ia bershalawat dan menyebut nabi, maka cintanyapun semakin bergemuruh di dalam hatinya.

Karenanya tidak ada lagi di dalam hatinya penolakan terhadap perintah-perintahnya, tidak ada lagi keraguan terhadap apa-apa yang dibawanya, bahkan hal tersebut telah tertulis di dalam hatinya, menerima petunjuk, kemenangan dan berbagai jenis ilmu darinya.

Baca Juga :  Doa Safar atau Bepergian Khusus Naik Kendaraan, Jangan Diabaikan untuk Keselamatan

Ulama-ulama yang mengetahui dan mengikuti sunnah dan jalan hidup beliau, setiap pengetahuan mereka bertambah tentang apa yang beliau bawa, maka bertambah pula cinta dan pengetahuan mereka tentang hakekat sholawat yang diinginkan untuknya dari Allah.

Begitu banyaknya faedah bersholawat untuk Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka sungguh sangat rugi bagi kita sebagai ummatnya jika tidak memaksakan diri untuk selalu bersholawat.

Basahilah bibir, hiasilah lisan kita dengan berzikir kepada Alloh Ta’ala dan bersholawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ibadah yang agung dan mulia ini tentu berat, kecuali kita memaksakan. Semoga bermanfaat.

Penulis  : Wawan Idris
Sumber: almanhaj.or.id

 

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler