MHNEWS.ID.- Uang nasabah Bank bjb diduga dibobol karyawannya lagi. Nilai uang yang dicuri pun jauh lebih besar dari kasus sebelumnya yaitu mencapai Rp 12,5 miliar.
Pembobolan tersebut terjadi di Bank bjb Cabang Kuningan dengan modus dana nasabah tidak disetorkan ke kas bank, tetapi oleh pelaku disimpan di rekening pribadi.
Kasus fraud di Bank bjb Cabang Kuningan tersebut telah menjadi pembicaraan terbuka dan masif secara internal di kalangan karyawan.
Sumber yang dapat dipercaya dari kalangan internal Bank bjb mengungkapkan, pembobolan dana nasabah ini cukup mengejutkan, karena selain nilainya sangat besar, juga modusnya terbilang berani.
Diungkapkan, modus penggelapan dana yang terjadi di Bank bjb Cabang Kuningan dilakukan dengan cara membuat bilyet deposito palsu.
Dana nasabah yang seharusnya disetorkan ke rekening Bank bjb, namun oleh pelaku dialihkan ke nomor rekening dan dipergunakan sendiri.
Informasinya, nasabah yang menyimpan dananya tersebut biasanya diberikan bukti semacam bilyet deposito dari Bank bjb.
“Proses ke nasabahnya tetap seperti biasa dalam penyimpanan dana dan nasabah diberikan bilyet deposito,” kata sumber tersebut.
Akan tetapi bilyet deposito tersebut diduga dipalsukan. Akibatnya meski nasabah menerima bilyet deposito sebagai tanda bukti penyimpanan dana di bank, namun karena tidak asli, dananya tidak tercatat di bank.
“Uang dari nasabah tidak disetorkan langsung ke kasir bank. Sementara bilyet depositonya dibuat fiktif dengan memakai bilyet asli dengan tanda tangan palsu,” ungkapnya.
Nasabah prioritas
Terungkap pula, dana yang dibobol merupakan milik nasabah prioritas. Nasabah ini adalah klasifikasi nasabah khusus dengan mendapatkan layanan khusus.
“Nasabah prioritas biasanya mendapat pelayanan sendiri. Bahkan kadang kala petugas bank mendatangi nasabah,” jelasnya.
Terkait dengan informasi tersebut, media melakukan konfirmasi Jumat (25/7/2025) kepada Yonatan selaku Pimpinan Cabang (Pincab) Bank bjb Cabang Kuningan.
Namun yang bersangkutan menolak memberikan keterangan. Demikian juga Manajer Komersial Bank bjb Cabang Kuningan, Aulia Arif.
“Kantor cabang hanya sebatas melayani transaksi saja,” kata Aulia Arif.
Penulis: Wawan Idris


