MHNEWS.ID.- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan layanan pengaduan masyarakat akan hadir di Gedung Sate, Kota Bandung, mulai Senin (6/10/2025) besok.
Layanan ini akan berlangsung di Balai Pananggeuhan, Gedung Sate. Meskipun demikian masyarakat masih bisa mengadu di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.
“Terhitung hari Senin, 6 Oktober 2025, kami juga membuka layanan di Balai Pananggeuhan Gedung Sate,” ujarnya dalam video shorts, Minggu (4/10/2025).
Dedi menjelaskan bahwa layanan pengaduan di Gedung Sate difokuskan pada tiga bidang utama.
Pertama, membantu warga yang mengalami gangguan kesehatan, seperti tidak memiliki biaya berobat atau dana operasional selama menjalani pengobatan.
Kedua, menangani persoalan pendidikan, mulai dari kesulitan sekolah, tidak memiliki seragam, hingga kebutuhan penunjang belajar lainnya.
Ketiga, memberikan pendampingan bagi warga yang menghadapi persoalan hukum. Ia menegaskan bahwa dana operasional layanan pengaduan di Lembur Pakuan bersumber dari anggaran operasional gubernur.
Sementara itu, layanan di Gedung Sate menggunakan dana hasil Rereongan Sapoe Sarebu (semula tertulis Rereongan Poe Ibu), yaitu gotong royong para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Harapannya, seluruh kegiatan ini diikuti oleh para bupati, wali kota, camat, kepala desa, dan kelurahan,” kata Dedi.
Dedi juga mengimbau agar semangat pelayanan ini ditularkan hingga ke tingkat pemerintahan terbawah.
Menurut dia, bantuan untuk kebutuhan dasar seperti ongkos ke rumah sakit, biaya makan selama perawatan, hingga perlengkapan sekolah anak sebaiknya bisa diurus langsung di tingkat RT, desa, atau kecamatan tanpa harus jauh-jauh ke Bandung.
“Kalau seluruhnya berjalan, maka hal-hal yang sederhana bisa diselesaikan dengan cara-cara sederhana,” tuturnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala desa, camat, bupati, dan wali kota yang berkomitmen menjalankan program ini.
Menurutnya, layanan pengaduan merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meringankan beban masyarakat.
“Karena ini adalah bagian dari upaya kita untuk meringankan kesulitan yang dialami oleh warga kita. Hanya pada kita mereka bisa mengadu dan tugas kita senantiasa melayani apa yang mereka keluhkan,” pungkas Dedi.
Penulis: Wawan Idris


