32.4 C
Indramayu
Senin, April 27, 2026


Janganlah Sekali-kali Mengatakan hal ini…, Jika Ditimpa suatu Musibah

ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa‘ala alihi wa shohbihi wa sallam. Alloh Azza wa Jalla lebih mencintai sebagian kaum Muslimin daripada kaum Muslimin lainnya.

Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

- Advertisement -

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu.

Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan:

‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu setan.” [H.R. Muslim, no. 2664].

Pada tulisan sebelumnya telah dijelaskan faedah pertama sampai kelima dari hadist tersebut. Tulisan ini menjelaskan faedah keenam sampai kelima belas. Semoga bermanfaat.

Keenam, dorongan agar seorang muslim itu berjuang melawan hawa nafsunya agar bisa meraih derajat Mukmin yang kuat imannya.

Baca Juga :  Inilah Rahasia Dahsyat dan Kekuatan Dzikir Hasbunallahu Wa Ni’mal Wakil

Ketujuh, kuat dan lemahnya iman seseorang sesuai dengan usaha dan perjuangannya melawan hawa nafsunya dan menjaga ketaatannya kepada Allâh Azza wa Jalla.

Kedelapan, Allâh Ta’ala mencintai kaum Muslimin yang bersemangat dalam hal-hal yang bermanfaat baginya.

Kesembilan, kebahagiaan seseorang sangat tergantung pada kesungguhan-sungguhannya dalam hal-hal yang bermanfaat bagi kehidupannya di dunia dan akhirat.

Kesepuluh, Islam datang untuk mewujudkan dan menyempurnakan kebaikan-kebaikan.

Kesebelas, peringatan agar setiap muslim tidak menghabiskan waktu dan tenaganya pada sesuatu yang tidak bermanfaat baginya.

Keduabelas, hendaknya manusia bersabar atas apa yang telah ditakdirkan Allâh Azza wa Jalla untuknya. Karena penyesalan atas apa yang telah berlalu tidak akan bisa mengembalikan apa yang telah berlalu itu.

Ketigabelas, penyesalan atas apa yang telah berlalu bisa membuka godaan setan.

Keempatbelas, hendaknya kaum Muslimin ketika ditimpa musibah, mengucapkan, قَـدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ

“Ini telah Allâh takdirkan, dan apa saja yang Dia kehendaki pasti dikerjakan”

Kelimabelas, beriman kepada takdir Allâh Azza wa Jalla, yang baik maupun yang buruk. Dan apa yang Allâh Azza wa Jalla kehendaki pasti terjadi, tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya. Wallahu Ta’ala A’lam.

Baca Juga :  Janganlah Sekali-kali Meninggalkan Shalat Sangat Berbahaya, Inilah Dalilnya!

Penulis: Wawan Idris
Sumber: bimbinganislam.com

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler