MHNEWS.ID.- Target produksi perikanan tangkap laut nelayan Kabupaten Indramayu tahun 2025 optimis tercapai indikasinya sampai November 2025 menunjukkan tren sangat positif.
Hingga akhir November 2025, total produksi perikanan tangkap tercatat mencapai 154.246,86 ton atau 91,49 persen dari target akhir tahun sebesar 168.596,73 ton.
Capaian tersebut berasal dari aktivitas nelayan yang tersebar di 13 Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) di wilayah Indramayu.
Dengan sisa waktu satu bulan menjelang tutup tahun, Pemerintah Kabupaten Indramayu optimistis target produksi perikanan tangkap tahun 2025 dapat terlampaui.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, mengatakan capaian ini merupakan hasil kerja keras nelayan serta dukungan berbagai program pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas sektor perikanan.
“Kami optimistis hingga 31 Desember 2025 target produksi perikanan tangkap dapat tercapai bahkan terlampaui. Produksi nelayan masih terus berjalan dan kondisi cuaca relatif mendukung,” ujar Edi.
Edi menjelaskan, data produksi tersebut merupakan hasil tampung dan transaksi yang tercatat di 13 PPI yang ada di Kabupaten Indramayu, yakni PPI Cangkring, dan Dadap.
Kemudian PPI Eretan Kulon, Eretan Wetan, Juntinyuat, Karangsong, Limbangan, Lombang, Majakerta, Pabeanudik, Sukahaji, Tegalagung, serta Ujunggebang.
Menurutnya, selain faktor alam yang cukup bersahabat, berbagai upaya pembinaan nelayan, peningkatan sarana prasarana pelabuhan, serta kelancaran distribusi hasil tangkapan turut mendorong peningkatan produksi.
“Pemerintah daerah terus berupaya memperkuat sektor perikanan, mulai dari fasilitas pelabuhan, pendampingan nelayan, hingga memastikan hasil tangkapan terserap dengan baik,” tambahnya.
Capaian ini juga dirasakan langsung oleh para nelayan. Sutrisno (45), nelayan asal Eretan Kulon, mengaku hasil tangkapan tahun ini relatif lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini hasil melaut cukup bagus. Ikan lebih mudah didapat dan harga juga lumayan stabil. Kami berharap dukungan dari pemerintah terus berlanjut agar kesejahteraan nelayan semakin meningkat,” ungkapnya.
Dengan capaian produksi yang terus meningkat, sektor perikanan tangkap tetap menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Indramayu sekaligus penguat ketahanan pangan daerah.
Penulis : Daniswara
Editor : Wawan Idris


