MHNEWS.ID.- Apa yang ada dalam benak Anda ketika drainase atau saluran air di kawasan padat penduduk sudah 15 tahun tidak dilakukan pengerukan atau pembersihan?
Salah satunya adalah saluran itu pasti mampet dan menjadi penyebab banjir saat hujan karena air tidak mengalir. Selain itu saluran juga menjadi kotor, bau, dan penuh sampah.
Di lingkungan pemukiman Wilayah Kota Indramayu terdapat beberapa saluran yang sudah lama tidak dikuras atau dibersihakan. Salah satunya adalah di Saluran Irigasi di Jalan Talang Tembaga, Kelurahan Margadadi.
Tak heran di Wilayah Pemukiman Perkotaan Indramayu kerap banjir saat hujan. Bahkan hujan dengan curah sedang pun mengakibatkan genangan air yang sangat mengganggu.
Karena alasan inilah maka Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu melakukan normalisasi di saluran tersebut.
Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik mengungkapkan, normalisasi ini dilakukan setelah kurang lebih 15 tahun saluran irigasi di permukiman padat itu tersumbat karena dipenuhi lumpur.
“Saluran Talang Tembaga sudah lama tidak dikuras, sedimentasinya sangat tinggi sekali. Setelah dinormalisasi, kami berharap saluran ini menjadi lancar,” katanya, Kamis (30/4/2026).
Dikatakan Malik, normalisasi tersebut merupakan respon nyata dan komitmen Dinas PUPR terhadap instruksi Bupati Lucky Hakim yang bersumber dari aspirasi masyarakat.
Selain untuk mengantisipasi banjir dan genangan air, normalisasi saluran Talang Tembaga juga guna meningkatkan kualitas lingkungan dan infrastruktur di lingkungan perkotaan.
“Insyaa Alloh air akan mengalir dengan lancar sehingga tidak ada genangan dan bajir. Kami juga menghimbau agar masyarakat turut memelihara saluran ini dengan tidak membuang sampah sembarangan,” pesan Malik.
Penulis : Wawan Idris
Sumber: Diskominfo Indramayu


