31.1 C
Indramayu
Sabtu, April 18, 2026


Dukung Proyek Underpass, Lucky: Ini Cita-cita Masyarakat Indramayu Sejak Lama

MHNEWS.ID.- Bupati Indramayu, Lucky Hakim mengatakan sepenuhnya akan mendukung proyek peningkatan Underpass BH.421 Jatibarang.

Hal itu Bupati Lucky katakan saat bertemu dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung, Kamis (17/7/2025).

- Advertisement -

Lucky menegaskan, pembangunan underpass merupakan aspirasi lama masyarakat dan sangat dinantikan sebagai solusi terhadap kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut.

‎‎“Ini adalah cita-cita masyarakat Indramayu sejak lama. Walaupun kondisi jalan bagus, kalau sempit tetap akan macet. Semoga peningkatan underpass ini bisa memudahkan masyarakat yang melintasi jalan sekitar Jatibarang,” ujarnya.

‎Menurut Lucky, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap mendukung penuh proyek tersebut, baik dari segi teknis maupun anggaran darurat yang mungkin diperlukan.

‎‎“Apapun yang bisa Pemda lakukan untuk mendukung proyek ini, akan kami kerjakan secara maksimal. Ini adalah amanat besar bagi kami,” ujarnya.

“Kita akan buat sistem yang bagus supaya jalan tidak mudah rusak akibat banjir dan faktor lainnya,” sambungnya.

Diketahui, perencanaan proyek peningkatan Underpass BH.421 Jatibarang resmi dimulai sebagai bagian dari program Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung.

Baca Juga :  Sidak MPP, Bupati Lucky Hakim Lega, Layanan Publik Sudah Normal

“Proyek ini sudah diinisiasi sejak tahun 2019 oleh DPRD Indramayu dan mulai dirancang untuk direalisasikan pada tahun 2024 oleh Kepala Balai,” ujar Sofyan yang mewakili DJKA Kemenhub, Kamis (17/7/2025).

‎‎Proyek peningkatan Underpass BH.421 Jatibarang ini memiliki beberapa tujuan utama, yaitu untuk memperlancar arus lalu lintas kendaraan, mengurangi risiko banjir, serta mencegah kecelakaan lalu lintas maupun perjalanan kereta api.

‎‎Lokasi pembangunan berada di jalur dari Stasiun Jatibarang menuju Stasiun Telagasari.

Lahan yang terdampak secara langsung sebagian besar berada di sisi arah Indramayu, termasuk beberapa rumah dan toko yang bagian halaman atau tempat parkirnya terkena pembangunan.

‎‎Untuk memperlancar proses pengerjaan, dibutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu, terutama dalam hal pembebasan lahan untuk frontage, operasional dan perawatan jalan underpass BH.421.

Lahan juga diperlukan untuk pengoperasian rumah pompa pasca-konstruksi. Selain itu, dibutuhkan juga rekayasa lalu lintas selama konstruksi berlangsung, termasuk penutupan jalan sementara dan pengalihan jalur kendaraan.

‎‎”Targetnya, proses pembebasan lahan dapat diselesaikan pada Januari 2026, agar konstruksi dapat dimulai pada Februari 2026. Durasi pelaksanaan pembangunan ditargetkan berlangsung selama 10 bulan,” jelasnya.

Baca Juga :  Membangun Jalan Mulus dan Aman, Wabup Syaefudin: Ini Komitmen Kami untuk Masyarakat

Penulis  : Daniswara
Editor    : Wawan Idris

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler